MARKET DATA

Ada Emiten HSC Datangi Bursa Hari Ini

Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia
21 May 2026 18:10
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia — Pjs. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik mengungkapkan pihaknya akan mengadakan pertemuan dengan satu emiten yang memiliki High Shareholding Concentration (HSC) hari ini, Kamis (21/5/2026).

Ia mengatakan emiten-emiten tergolong HSC yang bertemu bursa untuk berdiskusi mengenai upaya-upaya mendistribusikan lebih banyak kepemilikan saham kepada publik.

"Mungkin mau berdiskusi bagaimana supaya ada upaya-upaya yang bisa dilakukan untuk mendistribusikan lebih banyak pemeriksaannya kepada publik lebih luas, itu saja," kata Jeffrey di Gedung BEI, Kamis (21/5/2026).

Namun, ia enggan membeberkan lebih lanjut emiten mana yang hendak bertemu dengan pihak BEI hari ini. Jeffrey menyebut sepanjang pekan ini hanya ada satu emiten tergolong HSC yang bertemu dengan pihaknya.

"Nanti biar mereka kalau mereka mau mengungkap ke publik ya, tentu kami tidak pada posisi untuk mengungkap identitas," ujarnya.

Mengingatkan saja, saham-saham yang masuk daftar HSC diantaranya PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), masing-masing konsentrasinya sebesar 97,31% dan 95,76%. BREN merupakan entitas milik konglomerat Prajogo Pangestu, sedangkan DSSA bagian dari Sinar Mas Grup.

Selain kedua saham tersebut, terdapat emiten lain yang masuk dalam daftar HSC berdasarkan data BEI dan KSEI per 2 April 2026, yaitu PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) dengan konsentrasi 95,35%, PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) sebesar 99,85%, dan PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) sebesar 95,94%.

Selain itu, ada PT Ifishdeco Tbk (IFSH) sebesar 99,77%, PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) sebesar 98,35%, PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) sebesar 97,75%, PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) sebesar 95,82%, serta PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) dengan tingkat konsentrasi 95,47%.

(mkh/mkh) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article 6 Emiten Terancam Keluar Indeks LQ45 Bila Tak Penuhi Aturan Ini


Most Popular
Features