MARKET DATA

Dolar AS Sudah Rp17.600, BI Yakin Rupiah Bakal Segera Menguat!

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
20 May 2026 14:22
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan pemaparan saat konferensi pers hasil rapat berkala KSSK tahun 2026 di Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (7/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan pemaparan saat konferensi pers hasil rapat berkala KSSK tahun 2026 di Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (7/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia-Bank Indonesia (BI) meyakini nilai tukar rupiah akan bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ke depannya. Kini dolar AS sudah bertengger di level Rp17.600.

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, pelemahan rupiah dipengaruhi oleh penguatan tajam dari dolar AS. Ini menyebabkan seluruh mata uang, termasuk rupiah melemah terhadap dolar AS.

"Pelarian modal ke luar dan kuatnya dolar AS memberikan tekanan pada pelemahan nilai tukar rupiah," ungkap Perry dalam konferensi pers, Rabu (20/5/2026)

Di samping itu permintaan dolar AS di dalam negeri juga alami peningkatan, dikarenakan oleh dividen dan musim haji serta pembayaran utang luar negeri (ULN).

"Untuk menjaga stabilitas rupiah BI meningkatkan intervensi valas di pasar NDF offshore maupun spot dan DNDF," jelasnya.

BI juga mengoptimalkan SRBI untuk menarik dana asing ke dalam negeri dengan imbal hasil yang kompetitif.

"Ke depan BI meyakini rupiah stabil dan cenderung menguat," pungkasnya.

(mij/mij) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Pemegang Dolar Siap-siap! Bos BI: Juli-Agustus Rupiah Bakal Menguat


Most Popular
Features