MARKET DATA

Bos BI Warning Inflasi RI Bakal Naik, Ini Pemicunya!

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
20 May 2026 14:21
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan pemaparan saat konferensi pers hasil rapat berkala KSSK tahun 2026 di Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (7/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan pemaparan saat konferensi pers hasil rapat berkala KSSK tahun 2026 di Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (7/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengingatkan bahwa laju inflasi di Tanah Air akan dipengaruhi oleh harga minyak dan komoditas yang meningkat tajam. Hal ini, kata Perry, akan memberikan tekanan pada inflasi domestik.

Oleh karena itu, BI bertekad untuk memperkuat bauran kebijakan moneter agar inflasi terkendali, terutama imported inflation dan harga diatur pemerintah, termasuk harga energi nonsubsidi.

"Ke depan harga harga minyak dan komoditas tinggi dapat berdampak pada tekanan inflasi imported inflation dan harga diatur pemerintah termasuk harga energi non subsidi," papar Perry dalam Konferensi Pers hasil Rapat Dewan Gubernur BI, Rabu (20/5/2026).

"Selain stabilitas nilai tukar BI memperkuat bauran kebijakan moneter agar inflasi terkendali," tegasnya.

(haa/haa) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article BI Rate Ditahan 4,75% Dalam 7 Bulan Beruntun, Ini Alasannya!


Most Popular
Features