MARKET DATA

Breaking! Nilai Rupiah Turun 1,15%, Dolar AS Bertengger di Rp17.660

Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia
18 May 2026 10:25
Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin dalam pada perdagangan hari ini, Senin (18/5/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah pada pukul 10.20 WIB melemah 1,15% ke level Rp17.660/US$. Tekanan tersebut lebih dalam dibandingkan posisi pembukaan pagi ini, ketika rupiah dibuka melemah 0,97% di posisi Rp17.630US$.

Posisi rupiah saat ini juga semakin menjauh dari penutupan perdagangan terakhir pekan lalu, Rabu (13/5/2026), sebelum libur panjang. Saat itu, rupiah ditutup menguat 0,17% ke level Rp17.460/US$.

Tekanan terhadap rupiah sejalan dengan masih kuatnya dolar AS di pasar global. Indeks dolar AS (DXY) pada waktu yang sama terpantau menguat 0,07% ke level 99,353.

Pergerakan rupiah hari ini diperkirakan masih dipengaruhi sentimen eksternal, terutama alotnya perundingan AS-Iran untuk menyudahi konflik. Ketidakpastian tersebut membuat permintaan terhadap dolar AS sebagai aset aman masih cukup tinggi.

Menguatnya dolar AS pada akhirnya membatasi ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah. Kondisi ini membuat rupiah masih rentan bergerak tertekan pada perdagangan awal pekan ini.

(evw/evw) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Breaking News! Dolar AS Naik Tajam ke Rp17.340


Most Popular
Features