MARKET DATA

Hati-Hati! BEI Pantau Ketat 4 Saham Ini Gara-Gara Bergerak Tak Wajar

Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia
12 May 2026 09:55
pembukaan bursa saham
Foto: ist

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan unusual market activity (UMA) alias pergerakan saham yang terjadi di luar kebiasaan terhadap empat saham sekaligus mulai perdagangan sesi I Selasa (12/5/2026).

Antara lain saham konglomerat Prajogo Pangestu, PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) yang mengalami penurunan harga di luar kebiasaan. Mengutip data Stockbit, saham ini sudah ambles 60,93% ke posisi 3.790 per saham.

Selain itu, BEI "mengecap" UMA terhadap PT Dafam Property Indonesia Tbk. (DFAM), PT Hetzer Medical Indonesia Tbk. (MEDS), dan PT Ekamas Mora Republik Tbk. (MORA) yang mengalami peningkatan harga saham di luar kebiasaan.

DFAM naik 32,08% ke posisi harga 140 ribu per saham dalam sepekan terakhir. Sementara MEDS melonjak 68,29% ke 138 per saham dalam sepekan terakhir.

Kemudian MORA, yang baru merampungkan merger dengan MyRepublic Indonesia, terbang 103,70% ke harga 9.900 per saham dalam sepekan terakhir.

Sehubungan dengan terjadinya UMA atas kelima saham tersebut, BEI menyampaikan saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi semua saham tersebut.

"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal," kata Bursa dalam keterangannya, dikutip Selasa (12/5/2026).

Oleh karena itu para investor diharapkan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS; d. Mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi. Seluruh keterbukaan informasi terkait Emiten dipublikasikan melalui website Bursa (www.idx.co.id).

(ayh/ayh) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Harga Naik-Turun, BEI Pantau Ketat Saham HBAT dan MSIE


Most Popular
Features