Harga Bergerak Tidak Wajar, BEI Pantau Ketat 2 Emiten Ini

Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia
Jumat, 24/04/2026 10:40 WIB
Foto: Suasana layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (28/1/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan dua saham masuk dalam radar pemantauan karena pergerakan saham yang terjadi di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA) pada 23 April 2026. Antara lain PT Multi Medika Internasional Tbk. (MMIX) dan PT Maxindo Karya Anugerah Tbk. (MAXI).

Dalam pengumumannya, BEI menyebut MMIX yang merupakan saham emiten kesehatan mengalami peningkatan harga saham di luar kebiasaan. Mengutip Stockbit, saham MMIX terakhir ditutup naik 12,90% ke posisi harga 350 per saham. Selama sepekan terakhir, saham itu tercatat naik 29,63% dan bahkan sudah terbang 60,55% dalam sebulan terakhir.

Sama halnya dengan, saham produsen makanan MAXI yang mengalami peningkatan harga kumulatif. MAXI terakhir ditutup 33,96% menembus batas auto reject atas (ARA) ke posisi harga 71 per saham. Dalam sepekan terakhir, saham itu sudah terbang 42%.


Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham tersebut, BEI menyampaikan saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham itu.

"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal," kata manajemen BEI dalam keterangannya, dikutip Jumat (24/4/2026).

Oleh karena itu para investor diharapkan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS; d. Mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi. Seluruh keterbukaan informasi terkait Emiten dipublikasikan melalui website Bursa (www.idx.co.id).


(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Bangun Pabrik di RI, MMIX Targetkan Revenue Rp 300 M di 2026