MARKET DATA

Saham NET TV (NETV) Bergerak Gak Wajar, Bursa Kasih Peringatan

Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia
05 January 2026 09:55
NET tv (ist)
Foto: NET. (ist)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat emiten tambang nikel PT MDTV Media Technologies Tbk. (NETV) yang pergerakan sahamnya terjadi di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA) pada 5 Mei 2025.

Dalam pengumumannya, BEI menyebut saham masuk radar karena mengalami peningkatan harga saham di luar kebiasaan. Mengutip Stockbit, saham NETV melonjak 14,29% dalam sepekan terakhir, dan saat ini berada di posisi harga 147 per unit. Bahkan, dalam sebulan, NETV tercatat naik 41,94%.

Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham tersebut, BEI menyampaikan saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham itu.

"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal," kata manajemen BEI dalam keterangannya, dikutip Senin (5/1/2026).

Bursa menyampaikan bahwa informasi terakhir mengenai NETV adalah informasi tanggal 22 Desember 2025 yang

dipublikasikan melalui website BEI perihal penandatanganan perubahan perjanjian fasilitas kredit dan perjanjian fasilitas kredit baru

Oleh karena itu para investor diharapkan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS; d. Mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi. Seluruh keterbukaan informasi terkait Emiten dipublikasikan melalui website Bursa (www.idx.co.id).

(ayh/ayh)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Sempat Tembus 8.000, IHSG Ditutup Merah Jelang HUT RI ke-80


Most Popular
Features