WIKA Capai Kesepakatan dengan Pemegang Obligasi Sukuk

Elga Nurmutia, CNBC Indonesia
Kamis, 23/04/2026 09:57 WIB
Foto: Dok: WIKA

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) meraih dukungan dari Pemegang Obligasi dan Sukuk dalam rangkaian Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) dan Rapat Umum Pemegang Sukuk (RUPSU). Dukungan tersebut menjadi bagian langkah strategis untuk transformasi dan upaya penyehatan WIKA pada masa mendatang.

Perlu diketahui, RUPO dan RUPSU WIKA dilaksanakan pada 20-22 April 2026 dan berkaitan dengan Obligasi PUB I Tahap I, PUB I Tahap II, PUB II Tahap I, PUB II Tahap II dan PUB III Tahap I, serta Sukuk PUB I Tahap II.

RUPO dan RUPSU tersebut dilaksanakan dengan agenda utama penyelarasan ketentuan yang sebelumnya berdampak pada kondisi kelalaian WIKA dalam Perjanjian Obligasi Sukuk, terkait penyesuaian jadwal pembayaran kupon, perpanjangan jatuh tempo pokok, serta belum terpenuhinya ketentuan rasio keuangan pada laporan keuangan Perseroan sesuai perjanjian


Pada rapat tersebut, para pemegang obligasi dan sukuk secara kuorum hadir dan menyetujui seluruh usulan yang diajukan WIKA. Selain itu, pemegang obligasi dan sukuk secara kuorum juga dapat menyetujui penyesuaian ketentuan denda dalam perjanjian.

Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito menyampaikan, bahwa hasil RUPO dan RUPSU ini menjadi momentum penting dalam memperkuat fundamental Perseroan.

"Persetujuan yang diberikan menunjukkan kepercayaan para pemegang obligasi dan sukuk terhadap langkah penyehatan yang kami jalankan. Ini menjadi landasan penting bagi WIKA untuk menjaga keberlangsungan usaha serta memperkuat struktur keuangan ke depan," ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (23/4/2026).

Dengan dukungan kuat Danantara selaku pemegang saham mayoritas dan seluruh pemegang efek, WIKA menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan strategi penyehatan secara disiplin, memperkuat tata kelola perusahaan, serta menjaga kepercayaan pemangku kepentingan.

Lebih jauh, WIKA optimistis langkah ini akan menjadi fondasi yang kuat dalam mendorong pemulihan kinerja, menjaga keberlangsungan dan meningkatkan kontribusi Perseroan dalam pembangunan infrastruktur nasional. 


(bul/bul) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Syarat Agar Investor Asing "Ngegas" Masuk Bursa Saham & SBN