Kredit Bank Mandiri Tumbuh 17,4%, Fokus ke Ekonomi Riil & Padat Karya

Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia
Selasa, 21/04/2026 15:23 WIB
Foto: Ilustrasi Bank Mandiri. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membukukan kinerja solid pada awal 2026 sekaligus mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam paparan kinerja kuartal I-2026, Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengungkapkan kredit bank pita emas tersebut pada kuartal pertama tahun ini tumbuh 17,4% secara tahunan (year-over-year/YoY). Torehan tersebut nyaris dua kali lipat relatif terhadap pertumbuhan secara industri yang lebih luas.


"(Kredit Bank Mandiri) kami fokuskan untuk dapat mendorong aktivitas ekonomi riil, khususnya yang produktif dan padat karya," ujar Riduan dalam paparan kinerja BMRI, Selasa (21/4/2026).

Lebih lanjut, BMRI mampu membukukan pertumbuhan kredit UMKM secara sehat. Tercatat kredit UMKM BMRI naik 5,27% yoy dan jauh lebih baik dibandingkan kredit UMKM industri perbankan secara luas yang masih mengalami kontraksi.

Adapun, laba BMRI tembus Rp 15,4 triliun sepanjang tiga bulan pertama 2026. Angka tersebut naik 16,6% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Riduan mengatakan bahwa kinerja fundamental perusahaan yang solid akan menjadi modal kuat. "Dengan kinerja fundamental yang solid, perusahaan optimistis ke depan Bank Mandiri dapat menghadirkan kontribusi signifikan ke industri perbankan nasional," katanya dalam paparan kinerja kuartal I-2026, Selasa (21/4/2026).

Riduan juga mengatakan bahwa capaian laba tersebut membawa tingkat pengembalian aset (ROE) yang baik, yakni 22,1%. Pun dari sisi permodalan bank menjaga di level 19,7%.


(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Gelar RUPS, Bank Mega Lapor Kinerja 2025 Yang Moncer