Laba Tugu Insurance (TUGU) Naik 77% Jadi Rp 711 M Sepanjang 2025
Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten asuransi umum pelat merah PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) mencatat pertumbuhan 77% year on year (yoy) laba sepanjang tahun 2025.
Melansir laporan keuangan terbaru, TUGU membukukan laba bersih sebesar Rp711,06 miliar sepanjang tahun 2025. Adapun di tahun sebelumnya, perusahaan asuransi Grup Pertamina ini mencatat laba bersih sebesar Rp401,57 triliun.
Sepanjang 2025, Perseroan mencatatkan Pendapatan Jasa Asuransi sebesar Rp9,11 triliun, meningkat 22,12% dari tahun sebelumnya. Kinerja ini didukung oleh optimalisasi portofolio pada lini bisnis asuransi fire & property, offshore, dan aviation.
Presiden Direktur Tugu Insurance Adi Pramana memaparkan bahwa perolehan laba bersih Perseroan tersebut ditopang oleh pertumbuhan hasil jasa asuransi yang meningkat sebesar 39% secara tahunan (YoY) menjadi Rp1,0 triliun.
"Nah, kalau dari segmen (kontributor pendapatannya) ada fire, paling utama tetap dominan, 46,5%. Aviation 12,12% dan offshore 10,52%. Totalnya sekitar hampir 70% dari total Gross Written Premium (GWP) kami," ujar Adi dalam Media Meet Up, dikutip Senin, (13/4/2026).
Di sisi lain, Direktur Keuangan & Layanan Korporat, Fitri Azwar turut menjelaskan bahwa pendapatan investasi menjadi salah satu pendorong utama dengan pertumbuhan mencapai 61% secara YoY. Hal ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan momentum pasar keuangan secara efektif.
"Adapun pendapatan operasional lainnya dari Anak Perusahaan tercatat relatif stabil di Rp542,52 miliar dan memberikan kontribusi yang menjaga keseimbangan struktur pendapatan secara keseluruhan." ujar Fitri.
Sedangkan dari sisi neraca, total aset Perseroan tercatat sebesar Rp27,71 triliun, sementara total ekuitas mencapai Rp10,17 triliun dengan Risk Based Capital (RBC) pada level 410,9%, jauh di atas ketentuan minimum regulasi sebesar 120%.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]