Pola Transaksi Saham Gak Wajar, BEI Pantau Ketat 3 Emiten Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau dengan ketat perdagangan tiga emiten karena mengalami pola transaksi yang tidak wajar. Tiga emiten tersebut antara lain, PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA), PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM), dan PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK).
Upaya tersebut dilakukan rangka perlindungan investor, khususnya bagi pemegang saham ketiga emiten tersebut.
"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal," tulis manajemen BEI melalui keterbukaan informasi, Rabu (1/4/2026).
Informasi terakhir mengenai ITMA adalah informasi tanggal 10 Maret 2026 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia ("Bursa") perihal laporan bulanan registrasi pemegang efek.
Sementara informasi mengenai LCKM yang sahamnya mengalami penurunan tajam, tertera tanggal 10 Maret 2026 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia ("Bursa") perihal laporan bulanan registrasi
pemegang efek.
Sedangkan informasi RSGK yang sahamnya naik tajam tercatat pada tanggal 25 Maret 2026 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia ("Bursa") perihal penyampaian bukti iklan informasi laporan keuangan tahunan.
Dengan demikian, para Investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action emiten apabila rencana tersebut belum
mendapatkan persetujuan RUPS.
Serta, mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.
(ayh/ayh) Add
source on Google