Bank Jatim (BJTM) Hapus Buku Rp 1,03 Triliun

Romys Binekasri, CNBC Indonesia
Selasa, 31/03/2026 09:20 WIB
Foto: dok Bank Jatim

Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (BJTM) telah melakukan mekanisme hapus buku sebesar Rp1,03 triliun.

Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo mengatakan dari jumlah tersebut, persentase tingkat pemulihan sebesar 18,6% atau equivalen sebesar Rp 192 miliar.

Menurutnya, langkah tersebut juga merupakan upaya perbaikan kualitas aset perusahaan sebagai lembaga keuangan. Perseroan juga melakukan insentif penagihan di luar laporan keuangan untuk menstimulus peningkatan penerimaan dari kredit hapus buku.


Kemudian, juga memberikan keringanan bunga dan denda untuk mendorong debitur melakukan pelunasan, hingga pelunasan sebagian agunan dan fleksibilitas dalam penyelesaian penebusan agunan untuk akselerasi penyelesaian kredit.

Selain itu, perusahaan juga melakukan restrukturisasi sebagai langkah penyelamatan debitur yang mengalami pemburukan kolektibilitas. Adapun total kredit yang telah direstrukturisasi oleh Bank Jatim sebesar Rp 4,17 triliun.

"Dan tentu saja kami rutin monitoring & controlling secara berkala (mingguan, 2 mingguan dan bulanan) kinerja penanganan kredit bermasalah yang dipimpin oleh Direksi," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Senin (31/3).

Adapun nilai aset Bank Jatim sepanjang tahun 2025 sebesar Rp 105,8 triliun atau tumbuh 3,70% secara tahunan. Adapun komposisi aset berasal dari kontribusi aset produktif, antara lain peningkatan penyaluran kredit sebesar Rp67,2 triliun atau meningkat sebesar 4,98% yoy, pengelolaan bisnis treasury, hingga dana pihak ketiga yang tumbuh sebesar 1,43% yoy.

"Bank Jatim juga sukses membukukan laba bersih sebesar Rp 1,54 triliun atau naik 20,65% dari tahun sebelumnya," paparnya.

Penyaluran kredit Bank Jatim sepanjang tahun 2025 tumbuh sebesar 4,98% yoy atau Rp 67,24 triliun. Komposisinya terdiri dari kredit konsumer Rp 36,54 triliun atau meningkat 6,20% yoy dan kredit produktif sebesar Rp 30,7 triliun atau meningkat 3,55% yoy.


(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Jurus CGAS Genjot Bisnis Gas Alam Rp835 Miliar di Tengah Perang