WOM Finance Angkat Stefano Ridwan Jadi Komisaris
Jakarta, CNBC Indonesia — PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) alias WOM Finance mengangkat Steffano Ridwan sebagai presiden komisaris baru.
Hal itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (30/3/2026) yang berlokasi di Function Hall, Gedung Sentral Senayan 3 Lantai 28, Jl. Asia Afrika No. 8, kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.
Steffano, selaku Direktur Utama PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII) alias pemegang saham utama WOMF, menjelaskan bahwa penunjukan dirinya berangkat dari permintaan para pemegang saham. Menurut dia, tujuan pengangkatan ini sesuai dengan strategi kerja Maybank Group, yakni ROAR30.
"Beberapa waktu yang lalu Maybank Indonesia baru saja melaunch yang namanya Rencana Kerja 5 Tahun Ke Depan, sampai dengan 2030. Dan tentu ini dengan perubahan ini, dengan masuknya saya juga ke sini, ini sinergi dengan Maybank Indonesia untuk membuat Role 30 itu untuk WOM menjadi salah satu perusahaan pembiayaan termuka Indonesia, tentunya bisa menjadi dengan lebih achievable atau lebih mudah untuk dicapai," terang Steffano kepada wartawan usai rapat tersebut, Senin (30/3/2026).
Salah satu sinergi Maybank dengan WOM Finance nantinya adalah dalam pengembangan pembiayaan syariah di WOMF. Steffano menyebut Maybank Group asal Malaysia itu merupakan salah satu bank syariah terbesar di dunia, dan pihaknya ingin menggunakan nilai tambah itu dalam mengembangkan bisnis WOM Finance.
Selanjutnya, Maybank ingin bersinergi dengan WOM Finance dalam penguatan tata kelola, kapabilitas IT, teknologi, dan lain sebagainya. Selain itu, Steffano menyebut pihaknya juga akan melakukan cross selling dari nasabah-nasabah retail kepada WOM Finance.
"Semua untuk pembiayaan otomotif bisnis, kami channelkan melalui dua perusahaan pembiayaan yang kami miliki. Yang pertama adalah Maybank Finance, dan yang kedua adalah WOM Finance. Untuk Maybank Finance adalah fokus kepada mobil baru, dan untuk WOM Finance untuk roda dua, refinancing dan retail financing yang lain-lainnya. Jadi jelas segmennya, maupun juga peruntukannya," tuturnya.
Adapun alam RUPST & RUPSLB tersebut, masa jabatan sejumlah direksi telah berakhir. Termasuk Djaja Suryanto Sutandar selaku Presiden Direktur WOMF. Steffano menyebut pihaknya tengah memproses penunjuk pengganti posisi tersebut dan sebentar lagi akan diangkat dalam waktu 2 hingga 3 bulan ke depan.
Sehubungan dengan keputusan rapat tersebut, maka susunan anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah WOM Finance secara resmi ditetapkan sebagai berikut
Dewan Komisaris:
1. Steffano Ridwan: Presiden Komisaris
2. Thillagavathy Nadason: Komisaris
3. Taufik Aulia: Komisaris
4. Sarastri Baskoro: Komisaris Independen
5. Rallyati Arianto Wibowo, S.E.: Komisaris Independen
Direksi:
1. Cincin Lisa Hadi: Direktur
2. Hendrik Progo: Direktur
3. Ir. Paulus Cholot Janala: Direktur
Dewan Pengawas Syariah
1. Dr. H. Abdul Jabar Majid, M.A.: Ketua
2. Prof. Dr. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen: Anggota
(mkh/mkh) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]