Anak Usaha TOWR Perpanjang Fasilitas Kredit Rp500 M dari Bank QNB

mkh, CNBC Indonesia
Jumat, 13/03/2026 09:50 WIB
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) menyampaikan keterbukaan informasi terkait perpanjangan fasilitas kredit yang diperoleh sejumlah anak usahanya. Langkah ini dilakukan melalui amandemen perjanjian fasilitas kredit dengan PT Bank QNB Indonesia Tbk.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen menyampaikan bahwa anak usaha perseroan yakni PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), PT Iforte Solusi Infotek (Iforte), dan PT Iforte Energi Nusantara (IEN) telah menandatangani amandemen perjanjian fasilitas kredit dengan QNB.

Perjanjian tersebut merupakan perubahan atas fasilitas kredit yang sebelumnya ditandatangani pada 26 Maret 2024 dengan total pokok fasilitas hingga Rp500 miliar. Melalui amandemen ini, para pihak sepakat untuk memperpanjang jangka waktu fasilitas hingga 26 Juni 2026.


Manajemen menjelaskan bahwa para peminjam bertanggung jawab secara tanggung renteng atas pelaksanaan seluruh kewajiban berdasarkan perjanjian fasilitas tersebut.

Perseroan juga menegaskan bahwa transaksi ini merupakan transaksi afiliasi, mengingat pihak-pihak yang terlibat merupakan perusahaan terkendali dalam satu grup usaha. Meski demikian, transaksi tersebut bukan merupakan transaksi benturan kepentingan maupun transaksi material sesuai ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut, manajemen menyatakan bahwa pelaksanaan transaksi ini tidak menimbulkan dampak negatif yang material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

Sebagai informasi, Protelindo dan Iforte merupakan dua anak usaha utama TOWR yang bergerak di bisnis infrastruktur telekomunikasi, termasuk menara telekomunikasi dan jaringan fiber optik yang menopang ekspansi infrastruktur digital di Indonesia.


(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: BEI Janji Sediakan Data Shareholder Concentration List ke MSCI