MARKET DATA

Harga Emas Naik Rugi Merdeka Gold Bengkak Jadi US$27 Juta, Kenapa?

ayh,  CNBC Indonesia
12 March 2026 11:45
Tambang emas Pani di Gorontalo, yang dioperasikan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS). (Dok. Merdeka Gold Resources)
Foto: Tambang emas Pani di Gorontalo, yang dioperasikan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS). (Dok. Merdeka Gold Resources)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Merdeka Gold Tbk (EMAS) membukukan rugi bersih US$27,49 juta, atau melonjak 116,62 persen di tahun 2025 dibandingkan dengan tahun 2024 yang juga mencatatkan rugi US$12,69 juta.

Rugi membengkak ini terjadi bahkan ketika harga emas global mengalami reli kenaikan hingga 65% sepanjang tahun 2025 menjadi US$ 4.300 per troy ounce.

Adapun penyebab utama rugi bengkak EMAS adalah karena perusahaan masih belum melakukan penjualan emas, dengan operasional baru dimulai Oktober 2025 dengan fokus utama masih melakukan pembukaan tanah penutup (overburden).

Lebih lanjut satu-satunya pendapatan EMAS juga mengalami kontraksi besar yakni dari penyewaan alat berat menjadi sebesar US$131,96 ribu di 2025, atau turun 92,52 persen dari US$1,74 juta.

Menyusul pencapaian tersebut, rugi per saham dasar bertambah menjadi US$0,0019 dari sebelumnya US$0,0009.

Sementara beban pokok pendapatan US$277,95 ribu, menyusut dari US$1,18 juta. Rugi kotor US$145,99 ribu, anjlok dari laba US$569,56 ribu. Beban umum dan administrasi US$9,48 juta, bengkak 829,41 persen dari US$1,02 juta.

Sedangkan rugi usaha US$9,63 juta, naik 20,40 persen dari US$449,79 ribu. Pendapatan keuangan US$1,2 juta, melejit 76,47 persen dari US$687,94 ribu, dan beban keuangan US$14,72 juta, turun dari US$20,67 juta.

Beban lain - lain US$2,24 juta, anjlok dari periode yang sama tahun sebelumnya surplus US$5,5 juta. Rugi sebelum pajak penghasilan US$25,39 juta, naik dari posisi yang sama akhir 2024 senilai US$14,93 juta.

Jumlah ekuitas US$380,93 juta, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya US$273,03 juta. Akumulasi rugi US$61,49 juta , bengkak dari US$34 juta. Total liabilitas US$359,7 juta, naik dari akhir tahun 2024 sebesar US$256,68 juta. Jumlah aset US$740,63 juta, melonjak dari US$529,72 juta.

(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Potret Warga Serbu Toko Emas, Takut Harga Naik Akhir Tahun


Most Popular
Features