Danantara & INA Teken Perjanjian Investasi Pabrik Chandra Asri (TPIA)

Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia
Selasa, 03/03/2026 10:05 WIB
Foto: Dok. Thai Oil

Jakarta, CNBC Indonesia - Danantara Indonesia, Indonesia Investment Authority (INA) dan Chandra Asri Group secara resmi menandatangani Conditional Share Subscription Agreement (CSSA) guna memperkuat kapasitas produksi Caustic Soda dan Ethylene Dichloride (EDC) domestik dan meningkatkan ketahanan pasokan dalam negeri.

Hal ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani Danantara Indonesia, INA dan PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA), di mana Danantara Indonesia dan INA merupakan investor strategis dalam proyek tersebut.


Perjanjian ini menandai fase komitmen modal dalam mendukung pembangunan pabrik Chlor Alkali-Ethylene Dichloride (CA-EDC) di Cilegon, Banten yang dikembangkan dan dioperasikan oleh Chandra Asri group. Proyek ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan impor terhadap bahan baku krusial dalam berbagai industri, sekaligus mendorong agenda hilirisasi sebagai bagian dari transformasi ekonomi jangka panjang. Kehadiran kapasitas produksi Caustic Soda di dalam negeri diharapkan dapat secara signifikan memperkuat substitusi impor dan ketahanan pasokan domestik.

Sementara produksi EDC tidak hanya mendukung kebutuhan industri dalam negeri, tetapi juga memiliki potensi untuk meningkatkan ekspor, memberikan kontribusi pada devisa, seiring dengan penguatan daya saing industri kimia nasional.

Pembangunan pabrik CA-EDC memiliki nilai proyek sebesar US$800 juta, dan merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berfokus pada produksi bahan baku esensial bagi industri hulu dan hilir. Caustic Soda digunakan sebagai bahan baku yang digunakan dalam proses produksi sabun dan deterjen, pemurnian alumina, hingga proses pembuatan kertas. Sedangkan EDC merupakan bahan baku utama yang mendorong industri konstruksi dan pengemasan.

Dalam struktur investasi yang disepakati, Danantara Indonesia dan INA akan bersama-sama menanamkan modal dengan total investasi sebesar US$200 juta. Pendanaan ini akan digunakan untuk membangun fasilitas industri strategis CA-EDC yang dikelola oleh PT Chandra Asri Alkali (CAA), anak Perusahaan Chandra Asri Group, dan direncanakan mulai beroperasi pada tahun 2027.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir menyampaikan perjanjian ini menegaskan komitmen pihaknya untuk memperkuat industri-industri strategis nasional yang memberikan nilai tambah tinggi, menciptakan lapangan kerja, serta mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Kolaborasi ini tidak hanya sebagai respon terhadap tantangan ketergantungan impor, tetapi juga sebagai langkah nyata untuk mempercepat hilirisasi, kunci penggerak ekonomi Indonesia," ujar Pandu dalam keterangan resminya, Selasa (3/3/2026).

Pengganti Sementara Ketua Dewan Direktur INA, Eddy Porwanto menyebut investasi ini mencerminkan mandat investasi jangka panjang INA untuk menggerakkan modal pada sektor-sektor yang menjadi prioritas nasional.

"Upaya ini diharapkan dapat mendorong hilirisasi, meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, serta memperkuat daya saing dan ketahanan industri nasional," katanya.

Sementara itu, Presiden Direktur dan CEO Chandra Asri Group Erwin Ciputra berharap proyek CA-EDC ini dapat secara signifikan mengurangi ketergantungan impor bahan kimia strategis, memperkuat ketahanan rantai pasok nasional serta mendukung hilirisasi.

"Selain itu, pembangunan dan operasional fasilitas ini juga akan membuka peluang kerja baru sebanyak 3000 pada masa konstruksi dan 250 pada saat operasional serta memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat dan industri di Cilegon dan sekitarnya," pungkasnya.

Pada fase pertama, pembangunan pabrik CA-EDC akan memiliki kapasitas produksi tahunan sebesar 400.000 ton Caustic Soda kering per tahun dan 500.000 ton Ethylene Dichloride. Fasilitas ini dikembangkan dengan standar teknologi dan keselamatan industri yang tinggi untuk memastikan efisiensi operasional, keandalan pasokan serta kepatuhan terhadap prinsip keberlanjutan.


(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Investor Pantau Pengelolaan Fiskal -Program Unggulan Pemerintah