Bursa Asia Kompak Menguat, Nikkei 225 & Kospi Cetak Rekor
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar Asia-Pasifik menguat pada hari Rabu mengikuti reli yang didorong oleh sektor teknologi di Wall Street yang dipicu oleh meredanya kekhawatiran seputar disrupsi yang disebabkan oleh kecerdasan buatan (AI) pada industri tertentu.
Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,9% pada perdagangan awal. Indeks Nikkei 225 Jepang melonjak lebih dari 1% ke level tertinggi baru, sementara Topix sedikit naik.
Demikian pula, indeks Kospi Korea Selatan naik 1,11% untuk menembus angka 6.000 untuk pertama kalinya. Saham-saham unggulan SK Hynix dan Samsung Electronics masing-masing naik 0,6% dan 0,88%.
Indeks Kosdaq untuk saham berkapitalisasi kecil bertambah 0,16%.
Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di 26.763, lebih tinggi dari penutupan terakhir HSI di 26.590,32.
Kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 0,61% menjadi $66,03 per barel.
Investor juga akan memperhatikan pidato kenegaraan Presiden AS Donald Trump yang biasa disampaikan nanti pada hari itu.
Semalam di AS, indeks utama Wall Street menguat dipimpin oleh kenaikan saham Advanced Micro Devices dan saham perangkat lunak. Saham AMD melonjak 8,8% setelah Meta Platforms mengumumkan kesepakatan multi-tahun dengan perusahaan semikonduktor tersebut.
Kemitraan baru ini mencakup penyebaran hingga 6 gigawatt unit pemrosesan grafis AMD untuk pusat data AI. Meta juga akan berinvestasi di AMD melalui waran berbasis kinerja hingga 160 juta saham pembuat chip tersebut.
Langkah ini dilakukan seminggu setelah Meta mengatakan akan menggunakan jutaan chip Nvidia dalam pembangunan pusat datanya. Saham perusahaan chip AI favorit ini naik 0,7%.
Indeks S&P 500 naik 0,77% dan ditutup pada 6.890,07, sementara Nasdaq Composite naik 1,04% dan ditutup pada 22.863,68.
Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 370,44 poin, atau 0,76%, dan berakhir pada 49.174,50 didukung oleh kenaikan hampir 2% pada saham Home Depot setelah pendapatan perusahaan melampaui ekspektasi untuk pertama kalinya dalam setahun. Saham IBM, yang anjlok pada hari perdagangan sebelumnya akibat kekhawatiran AI yang disebutkan sebelumnya, juga menambah keuntungan Dow.
(fsd/fsd) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]