IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

, CNBC Indonesia
Rabu, 25/02/2026 08:50 WIB
Ilustrasi grafik saham dalam latar belakang hitam
Dafar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa (24/02) di zona merah, turun 1,37% ke level 8.280,83. Meski demikian, sejumlah saham berkapitalisasi besar tercatat menjadi penopang pergerakan indeks, antara lain Bank Mega (MEGA) yang melonjak 24,70%, Bank Mandiri (BMRI) naik 1,90%, serta Telkom Indonesia (TLKM) menguat 0,85%.

Sebaliknya, tekanan datang dari saham Amman Mineral Internasional (AMMN) yang turun 4,49%, Dian Swastatika Sentosa (DSSA) melemah 2,96%, dan Bumi Resources Minerals (BRMS) yang terkoreksi 4,72%.

Dari sisi aliran dana, investor asing mencatatkan beli bersih (net buy) sebesar Rp621,89 miliar di pasar reguler dan Rp1,38 triliun di seluruh pasar. Secara sektoral, 10 dari 11 sektor berakhir di zona hijau. 


Sektor energi menjadi satu-satunya yang mencatatkan pelemahan terdalam sebesar 3,50%, sementara sektor keuangan memimpin penguatan dengan kenaikan 1,02%.

Namun, sentimen positif tersebut belum tercermin pada indeks saham offshore berbasis Indonesia. ETF iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO) terkoreksi 0,88%, sementara MSCI Indonesia Index melemah 1,07%.

Sementara itu, Astra Otoparts (AUTO) membukukan laba bersih sebesar Rp2,20 triliun sepanjang 2025, tumbuh 8,43% secara tahunan dibandingkan Rp2,03 triliun pada 2024. Kinerja ini ditopang oleh kenaikan pendapatan bersih 4,37% menjadi Rp19,90 triliun dari Rp19,07 triliun pada tahun sebelumnya.

Kontributor terbesar pendapatan berasal dari segmen manufaktur komponen otomotif senilai Rp11,76 triliun, diikuti segmen perdagangan sebesar Rp9,78 triliun. Pertumbuhan tersebut didukung peluncuran model kendaraan baru dari Original Equipment Manufacturer (OEM). Beban pokok penjualan meningkat relatif terbatas, yakni 3,33% menjadi Rp16,54 triliun, sehingga laba kotor naik 9,80% menjadi Rp3,36 triliun dari Rp3,06 triliun pada periode sebelumnya.

Dari sisi pergerakan harga, secara teknikal saham AUTO berpotensi mengalami tekanan jangka pendek seiring munculnya pola bearish engulfing yang mengindikasikan potensi pergerakan menuju area Rp2.670.

Di sisi aksi korporasi, Widodo Makmur Unggas (WMUU) berencana melaksanakan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) dengan menerbitkan maksimal 6,10 miliar saham baru. Seluruh saham hasil aksi korporasi tersebut akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia setelah memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan.

Sebagian dana yang diperoleh akan digunakan untuk konversi hak tagih Widodo Makmur Perkasa (WMPP) kepada WMUU, sementara sisanya dialokasikan sebagai modal kerja untuk mendukung kegiatan operasional perseroan. WMPP sebagai pemegang saham berencana mengambil bagian melalui mekanisme konversi piutang. Rencana ini masih menunggu persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB yang dijadwalkan berlangsung pada 2 April.

Berikut adalah rekomendasi saham hari ini:

BMRI

Buy 5300-5325 | TP 5500-5575 | SL 4990

BMRI Transaksi di Sini!



ADHI

Buy 250-254 | TP 262-270 | SL 236

ADHI Transaksi di Sini!



WIRG

Buy 92-94 | TP 97-100 | SL 87

WIRG Transaksi di Sini!



TAPG

Buy 1530-1540 | TP 1575-1605 | SL 1445

TAPG Transaksi di Sini!



TLKM

Buy 3550-3560 | TP 3660-3700 | SL 3350

TLKM Transaksi di Sini!



Disclaimer: Segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. 

Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.


(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google