MARKET DATA

Debut Pertama di RDG BI, Thomas Djiwandono Bahas 2 Hal Ini

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
19 February 2026 17:53
Konferensi pers Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulan Februari 2026. (Tangkapan layar Bank Indonesia)
Foto: Konferensi pers Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulan Februari 2026. (Tangkapan layar Bank Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Thomas Djiwandono mengikuti konferensi pers pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) perdana pada Februari 2026 setelah dilantik pada 9 Februari 2026 lalu.

Dalam konferensi pers tersebut, Thomas menyoroti sejumlah isu. Salah satunya, ketahanan likuiditas dan permodalan perbankan dinilai masih kuat. Hal ini tercermin dari hasil liquidity stress test yang dilakukan oleh Departemen Surveillance Makroprudensial, Moneter, dan Pasar (DSMM).

"Di sini, di mana stress test telah dilakukan oleh DSMM, Department Surveillance Macro Prudential Monetary and Market, di mana hasil stress test itu juga menunjukkan ketahanan perbankan terhadap skenario tekanan eksternal. Itu yang pertama," kata Thomas.

Hasil stress test Bank Indonesia menunjukkan ketahanan perbankan yang tetap kuat dalam menghadapi berbagai risiko, ditopang oleh kemampuan bayar dan profitabilitas korporasi yang terjaga.

Selain itu, dia menambahkan perihal koordinasi dengan pemerintah. Menurutnya, BI saat ini sedang mempersiapkan koordinasi lebih lanjut dalam hal ini dengan Kemenko Perekonomian, Kemenku dan bahkan OJK untuk membangun sebuah narasi yang terpadu mengenai pertumbuhan ekonomi tadi yang bisa dikhususkan terhadap investor maupun credit rating agency atau perusahaan pemeringkat.

(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: Jelang RDG BI & Jepang-China Memanas, IHSG-Rupiah Kompak Merana


Most Popular
Features