Kredit Bank Nganggur Masih Tinggi, Kini Tembus Rp 2.564,7 Triliun

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Kamis, 19/02/2026 14:40 WIB
Foto: Konferensi pers Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulan Februari 2026. (Tangkapan layar Bank Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan, kinerja penggunaan fasilitas kredit atau pembiayaan yang belum terpakai oleh para debiturnya kini makin bengkak.

Data terbarunya per Januari 2026, nilai fasilitas kredit belum terpakai atau undisbursed loan mencapai Rp 2.564,7 triliun. Lebih tinggi dibanding catatan pada Desember 2025 sebesar Rp 2.439,2 triliun.

"Undisbursed loan masih cukup besar, yaitu Rp 2.564,7 triliun atau 22,65% dari plafon kredit yang tersedia," ucap Perry saat konferensi pers hasil rapat dewan gubernur BI, Jakarta, Kamis (19/2/2026).


Perry menegaskan dari sisi penawaran kredit, atau dari pihak perbankannya, masih memiliki kapasitas pembiayaan yang sangat kuat dan memadai, ditandai dengan terus tumbuhnya dana pihak ketiga (DPK) hingga ke level 13,48%.

Minat penyaluran kredit bank pun ia anggap juga masih kuat. Namun, dari sisi permintaan kredit itu yang ia anggap masih bermasalah hingga mengganggu penyerapan fasilitas kredit.


(arj/mij)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Laba Bank Mega Sepanjang 2025 Terbang 28%