IHSG Melemah Jelang Libur Panjang, Ini 5 Saham Rekomendasi Hari Ini

, CNBC Indonesia
Jumat, 13/02/2026 08:52 WIB
Ilustrasi grafik saham dalam latar belakang hitam

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (12/2) di zona merah, melemah 0,31% ke level 8.265,35. 

Tekanan datang di tengah aksi jual investor asing yang mencatatkan net sell Rp2,03 triliun di pasar reguler dan Rp1,49 triliun di seluruh pasar. Di tengah pelemahan tersebut, saham ENRG, BMRI, dan TLKM menjadi penopang utama pergerakan indeks, sementara BBCA, DSSA, dan BRPT tercatat menahan laju IHSG. 

Dari sisi sektoral, tujuh dari 11 sektor berakhir melemah, dengan sektor kesehatan mengalami penurunan terdalam, sedangkan sektor basic industry menjadi yang paling menguat. 


Sentimen global turut membebani pasar, seiring pelemahan bursa Amerika Serikat yang tercermin dari penurunan indeks Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq. 

Volatilitas pasar domestik masih berpotensi berlanjut, seiring derasnya arus keluar dana asing yang turut menekan kinerja ETF EIDO dan MSCI Indonesia.

Di sisi emiten, Unilever Indonesia (UNVR) mencatatkan lonjakan laba bersih sepanjang 2025. Laba bersih perseroan meningkat 126,83% secara tahunan menjadi Rp7,64 triliun, ditopang oleh pertumbuhan penjualan bersih 4,31% menjadi Rp31,94 triliun. 

Kinerja tersebut terutama berasal dari segmen kebutuhan rumah tangga dan perawatan tubuh yang tumbuh 4,16% menjadi Rp23,35 triliun, serta segmen makanan dan minuman yang naik 4,74% menjadi Rp8,58 triliun. 

Selain pertumbuhan pendapatan, perseroan juga melakukan pengendalian biaya, tercermin dari penurunan beban pemasaran, penjualan, serta beban umum dan administrasi. Efisiensi ini mendorong laba usaha meningkat 20,61% menjadi Rp4,59 triliun. Dari sisi pergerakan harga, saham UNVR ditutup di atas rata-rata pergerakan jangka pendek, membuka ruang penguatan lanjutan.

Sementara itu, Samudera Indonesia (SMDR) menyiapkan belanja modal sekitar US$200 juta atau setara Rp3,36 triliun pada 2026 untuk ekspansi kapasitas. 

Dana tersebut akan dialokasikan antara lain untuk penambahan armada kapal peti kemas, kapal chemical tanker, kapal LNG, serta pengembangan fasilitas kepelabuhanan dan logistik, termasuk di terminal Patimban. Perseroan juga berpeluang memperoleh dukungan dari rencana kebijakan insentif bea masuk nol persen untuk komponen galangan kapal. 

Jika kebijakan ini terealisasi, biaya proyek dapat ditekan sehingga mendukung efisiensi pengembangan usaha ke depan.

Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mega Capital Sekuritas

  • TLKM - Buy 3530-3560 | TP 3600-3700 | SL 3340

TLKM Transaksi di Sini!



  • BKSL - Buy 148-150 | TP 154-159 | SL 139

BKSL Transaksi di Sini!



  • LPKR - Buy 98-99 | TP 102-105 | SL 92

LPKR Transaksi di Sini!



  • AADI - Buy 8550-8625 | TP 8800-8950 | SL 8125

AADI Transaksi di Sini!



  • VKTR - Buy 880-890 | TP 915-945 | SL 845

VKTR Transaksi di Sini!

Segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

(ayh/ayh)