Bukalapak (BUKA) Mau Lanjut Buyback Saham Rp 281 Miliar

Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia
Senin, 09/02/2026 14:37 WIB
Foto: Bukalapak. (Dok. Detikcom/Agus Tri Haryanto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten e-commerce PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) berencana melakukan lagi pembelian kembali atau buyback saham dengan nilai maksimal Rp280,99 miliar. Nilai itu setara dengan sisa dana yang disiapkan untuk melakukan buyback.

Mengutip keterbukaan informasi, BUKA melaporkan telah menyelesaikan pembelian kembali saham periode tanggal 30 Oktober 2025 sampai dengan 29 Januari 2026. Aksi korporasi itu telah disampaikan dalam Keterbukaan Informasi Kepada Pemegang Saham Sehubungan dengan Rencana Pembelian Kembali Saham Perseroan dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi secara Signifikan tanggal 23 Oktober 2025.


Selanjutnya, mengingat masih terdapat sisa dana untuk pembelian kembali saham sebesar Rp 280,99 miliar dan belum melampaui batasan maksimum dalam pelaksanaan pembelian saham kembali sebagaimana diatur dalam Pasal 8 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 13 Tahun 2023 tentang Kebijakan dalam Menjaga Kinerja Pasar Modal Pada Kondisi Pasar Yang Berfluktuasi Secara Signifikan (POJK 13/2023), BUKA merencanakan untuk kembali melakukan buyback saham.

"Pembelian Kembali Saham akan dilakukan melalui Bursa Efek maupun di luar Bursa Efek, baik secara bertahap maupun sekaligus, dan diselesaikan paling lambat 3 bulan terhitung sejak tanggal 9 Februari 2026 sampai dengan 8 Mei 2026," kata manajemen BUKA dalam keterbukaan informasi yang dikutip Senin (9/2/2026).

Sesuai dengan Pasal 7 POJK 13/2023 dan Surat OJK No. S-102/2025, BUKA dapat melaksanakan Pembelian Kembali Saham tanpa memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perseroan.

Adapun perkiraan periode pelaksanaan buyback dimulai 9 Februari hingga 8 Mei 2026.

"Menurut hasil analisa Perseroan, pelaksanaan Pembelian Kembali Saham tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kinerja operasional dan pendapatan Perseroan, karena Perseroan pada saat ini memiliki modal dan arus kas yang cukup untuk melakukan Pembelian Kembali Saham," kata manajemen BUKA.


(fsd/fsd)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Respons MSCI, OJK dan BEI Siapkan 8 Jurus Perbaiki Pasar Modal