Rupiah Melemah 0,37% ke Rp16.827/US$ Usai Rilis Data PDB RI

Elvan Widyatama, CNBC Indonesia
Kamis, 05/02/2026 11:19 WIB
Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau melemah usai rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal IV-2025 sekaligus setahun penuh pada siang ini, Kamis (5/2/2026).

Merujuk data Refinitiv, pada pukul 11.13 WIB rupiah berada di level Rp16.827/US$ atau terdepresiasi 0,37%. Pelemahan ini melanjutkan tekanan yang sudah terlihat sejak pembukaan perdagangan pagi hari, ketika rupiah dibuka melemah 0,09% di posisi Rp16.780/US$.


Pelemahan rupiah terjadi seiring pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS) yang melaporkan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada kuartal IV-2025 sebesar 5,39% (year-on-year/yoy), lebih tinggi dari ekspektasi pasar. Dengan capaian tersebut, ekonomi Indonesia sepanjang 2025 tercatat tumbuh 5,11% yoy.

Secara kuartalan, ekonomi tumbuh 0,86% (quarter-on-quarter/qoq).

Sebagai catatan, konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia dari 13 institusi/lembaga sebelumnya memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025 sebesar 5,23% yoy dan 0,72% qoq.


(evw/evw)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Rupiah Masih Lanjut Melemah, BI Rate Ditahan Lagi?