Purbaya Bilang Pengunduran Diri Bos BEI dan OJK Pertanda Baik
‎Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya buka suara perihal pengunduran diri Iman Rachman dari jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Mahendra Siregar dari Ketua DK Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta sejumlah petinggi lembaga keuangan tersebut.
Purbaya menilai pemunduran diri serentak dari pemimpin di BEI dan OJK merupakan pertanda baik karena mereka paham bahwa mereka berbuat salah. Ini artinya, selama ini pasar tidak dikelola dengan baik.
"Dan ketika pasar mengalami koreksi dalam, kemudian mereka harus mengambil tanggung jawab karena kita tahu mereka tidak merespons keinginan MSCI dengan baik," ujar Purbaya, Selasa (3/2/2026).
Adapun, BEI dan OJK bertanggungjawab menjaga pasar atau bursa. Terkait dengan ancaman MSCI menurunkan status pasar saham RI dari emerging market ke frontier market, Purbaya menegaskan otoritas di Tanah Air akan berupaya memuaskan keinginan MSCI, termasuk perihal transparansi.
Purbaya menegaskan sebagai Menteri Keuangan dirinya sebenarnya tidak terlibat atas yang terjadi di bursa saham. Tanggung jawabnya sebagai Menteri Keuangan adalah memastikan bahwa ekonomi bergerak ke arah yang tepat.
"Kami memastikan bahwa pemerintah kita menghabiskan uang yang cukup pada kuartal pertama, kuartal kedua, dengan tepat dan kami memastikan ada likuiditas cukup di pasar, dan kami memastikan bahwa kami melakukan perbaikan iklim usaha," tegasnya.
(haa/haa)[Gambas:Video CNBC]