Pola Transaksi Tak Wajar, BEI Pantau Ketat Perdagangan 4 Emiten Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau dengan ketat perdagangan saham 4 emiten karena telah terjadinya pola transaksi yang tidak wajar. 4 emiten tersebut antara lain, PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI), PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE), PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), dan PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR).
Meskipun transkasi saham ke-4 emiten tersebut bergerak di luar kebiasaan (Unusual Market Activity), namun pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
Peringatan UMA bertujuan untuk melindungi para investor, khususnya bagi pemegang saham, CSMI, CARE, MSIN, dan AGAR.
Informasi terakhir mengenai CSMI adalah informasi tanggal 12 Januari 2026 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia (Bursa) perihal laporan bulanan registrasi pemegang efek.
Kemudian, informasi terakhir mengenai CARE adalah informasi tanggal 20 Januari 2026 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia (Bursa) perihal laporan penggunaan dana hasil penawaran umum.
Sementara informasi terakhir mengenai MSIN adalah informasi tanggal 20 Januari 2026 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia (Bursa) perihal laporan keterbukaan informasi atau fakta material atas perubahaan logo PT MNC Digital Entertainment Tbk (Perseroan).
Serta, informasi terakhir mengenai AGAR adalah informasi tanggal 9 Januari 2026 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia (Bursa) perihal laporan bulanan registrasi pemegang efek.
Dengan demikian, para Investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action emiten apabila rencana tersebut belum
mendapatkan persetujuan RUPS.
Serta, mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.
(fsd/fsd)