Meikarta Disulap Jadi 141.000 Unit Rusun Subsidi, Ini Lokasinya

Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
Sabtu, 31/01/2026 17:15 WIB
Foto: Foto udara suasana pembangunan proyek apartemen Meikarta Distrik 2 yang mangkrak di Cibatu, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (7/12/2022). (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah mulai merealisasikan rencana pembangunan rumah susun (rusun) subsidi. Salah satunya adalah akan dibangun di kawasan Meikarta, Cikarang. Proyek ini ditargetkan mulai berjalan tahun ini sebagai bagian dari upaya memperluas akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah perkotaan.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait sudah melihat langsung calon lokasi dibangunnya rusun subsidi di Meikarta. Lokasinya berada di Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan dan Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, masing-masing dengan luas lahan sekitar 10 hektare.

Menurut Maruarar, kedua lokasi memiliki potensi yang strategis untuk dikembangkan karena berada di kawasan dengan akses transportasi yang baik dan berdekatan dengan kawasan industri.


"Kalau dari sini ke kawasan industri kira-kira 2,5 kilometer, sementara titik pertama sekitar 2 kilometer. Jadi menurut saya lokasinya bagus," ungkap pria yang akrab disapa Ara itu.

Ara menambahkan investasi pembangunan rusun subsidi Meikarta akan disiapkan sebesar Rp 39 triliun oleh Lippo Group, sebagai pengembang dan pemilik kompleks Meikarta. Investasi tersebut dilakukan untuk membangun 54 tower yang terletak di tiga area yang berbeda di atas lahan sekitar 3 hektare (ha). Dengan ini, maka satu kawasan nilai investasinya mencapai Rp 13 triliun.

"Nilai investasi satu kawasan bisa Rp 13 triliun, itu diluar tanah ya. Berarti kalau 3 kawasan itu bisa capai Rp 39 triliun. Kurang lebih begitu. Saya rasa tidak ada proyek perumahan di Indonesia yang Rp 39 triliun investasinya di luar tanah," kata Ara dalam paparannya di acara Land Clearing Rusun Subsidi Meikarta, Kamis lalu.

Foto: Foto udara suasana pembangunan proyek apartemen Meikarta Distrik 2 yang mangkrak di Cibatu, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (7/12/2022). (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)
Foto udara suasana pembangunan proyek apartemen Meikarta Distrik 2 yang mangkrak di Cibatu, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (7/12/2022). (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Secara keseluruhan masing-masing kawasan akan dibangun 18 tower yang mencakup 2.600 unit hunian. Dengan demikian, total tower yang akan dibangun di tiga lokasi bakal mencapai 54 tower dengan total 141.000 unit.

"2.600 unit, dikali 18 tower, jadi 47.000 unit. Itu 1 kawasan ya, kalau ada 3 kawasan, jadi ada 54 tower, huniannya ada 141.000 unit. Ini bisa jadi rusun terbesar yang pernah dibangun," jelasnya.

Rencana pembangunan rusun subsidi di kawasan Meikarta sejalan dengan kerangka kebijakan dan program pemerintah, yang pelaksanaannya akan tunduk pada ketentuan peraturan perundang-undangan serta mekanisme perizinan yang berlaku.

Menurut Ara, kawasan Meikarta dinilai memiliki kebutuhan hunian yang tinggi, terutama dari kalangan pekerja dan buruh yang beraktivitas di kawasan industri sekitar.

"Kawasan Meikarta itu strategis ya, dekat dengan kawasan industri, sehingga kehadiran rusun subsidi dinilai tepat," ujarnya.

Adapun nantinya, masing-masing tower rusun akan terdiri atas 32 lantai, di mana fasilitas dasar seperti area parkir, ritel, dan lain-lain tentunya tersedia.


(chd/wur)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Arah Baru Emiten Properti, Diversifikasi ke Kawasan Industri