Tabungan Emas Pegadaian Tembus 18 Ton!
Jakarta, CNBC Indonesia — Skala tabungan emas di PT Pegadaian kini sudah memasuki level yang tidak bisa lagi dipandang sebagai produk ritel biasa. Hingga 2025, Pegadaian mencatat total emas tersimpan dalam produk tabungan emas mencapai 18 ton, dengan jumlah nasabah menembus 9,7 juta orang.
Direktur Utama Pegadaian Damar Latri Setiawan menegaskan, tabungan emas merupakan instrumen lindung nilai yang digunakan secara luas oleh masyarakat.
"Emas yang ditabung nasabah tersedia secara fisik dan dijaga dengan skema 1:1. Artinya, ketika nasabah ingin melakukan buyback atau menarik emasnya, barangnya benar-benar ada," ujar Damar dalam acara Gold Outlook 2026, yang diadakan CNBC Indonesia, Jumat (30/1/2026).
Dengan basis simpanan yang besar, tabungan emas Pegadaian kini berperan sebagai fondasi utama pengembangan bank emas (bullion bank) nasional.
Skema digital yang ditawarkan juga memberi fleksibilitas lebih, di mana nasabah dapat menabung tanpa memegang fisik emas, namun tetap memiliki opsi menarik emas batangan mulai dari 1,5 gram hingga 100 gram saat dibutuhkan melalui ATM emas.
Damar mengatakan bahwa besarnya dana emas masyarakat yang terhimpun ini membuka ruang lebih luas bagi Pegadaian untuk mendorong emas menjadi aset produktif, baik melalui deposito emas, pembiayaan berbasis emas, hingga dukungan likuiditas bagi pelaku usaha dan pedagang emas.
(mkh/mkh)