Bos OJK Ungkap Hasil Rapat Bareng Seskab Teddy Cs di Kantor Airlangga

Mentari Puspadini, CNBC Indonesia
Kamis, 29/01/2026 13:43 WIB
Foto: Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar saat memberikan keterangan pers di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026). (CNBC Indonesia/Mentari Puspadini)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar menjelaskan fokus pembahasan dalam rapat koordinasi di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (29/1/2026). Turut hadir dalam rakor itu antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.



Turut hadir pula Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara Rosan Roeslani, Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara/COO Danantara Indonesia Dony Oskaria, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

"Sejumlah hal yang dibahas, tapi yang berkaitan dengan ini, semua mendukung penuh langkah-langkah reformasi perbaikan dan penguatan," kata Mahendra dalam konferensi pers di Main Hall Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Menurut dia, OJK akan mengambil serangkaian langkah lanjutan untuk merespons masukan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait penilaian free float saham di pasar modal Indonesia. Mahendra bilang otoritas memandang pernyataan MSCI sebagai masukan konstruktif dan sinyal bahwa saham-saham Indonesia tetap dipandang potensial serta layak diinvestasikan bagi investor global.

"Jadi solid semua mendukung hal itu. Karena kepentingan nasional untuk melihat bahwa Bursa Efek Indonesia memang setara dengan kondisi dan perkembangan serta standar yang ada di mancanegara dan juga solid dukung untuk perkembangan, penguatan serta pendalaman pasar," ujar Mahendra.

"Jadi kunci dasarnya adalah reformasi yang memperbaiki, transparansi, dan integritas," lanjut eks Wakil Menteri Luar Negeri tersebut.

Mahendra pun memastikan fokus seluruh unsur saat ini adalah reformasi perbaikan seluruhnya. Ia pun berjanji perbaikan tersebut berjalan cepat, tepat, dan efektif.

"Dan untuk memastikan hal itu mulai besok kami juga akan berkantor di sini," kata Mahendra.



(miq/miq)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Bursa Saham RI Ambruk Digebuk MSCI