IHSG Dibayangi MSCI, Cek Saham Ini Buat Cari Cuan

, CNBC Indonesia
Kamis, 29/01/2026 09:00 WIB
Ilustrasi grafik saham

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan 7,35% ke level 8.320,56 pada perdagangan Rabu (28/1). 

Di tengah tekanan pasar, sejumlah saham justru mencuri perhatian sebagai leading movers, di antaranya BOGA yang melesat 24,74%, STAR naik 24,80%, serta INDF menguat 2,24%. Sebaliknya, tekanan berat dialami DSSA yang turun 15,00%, TLKM melemah 11,93%, dan BBCA terkoreksi 6,33% sebagai lagging movers. 

Dari sisi aliran dana, investor asing mencatatkan aksi jual bersih sebesar Rp6,12 triliun di pasar reguler dan Rp6,17 triliun di seluruh pasar. 


Secara sektoral, seluruh 11 sektor berakhir di zona merah, dengan sektor infrastruktur mencatatkan penurunan terdalam sebesar 10,15%.

Tekanan pasar bahkan sempat memicu penghentian sementara perdagangan IHSG sebesar 8,00% di awal sesi kedua, menyusul pengumuman MSCI terkait evaluasi free float saham Indonesia dalam MSCI Global Standard Indexes. 

MSCI turut menyoroti kekhawatiran investor global terhadap transparansi struktur kepemilikan saham serta indikasi aktivitas perdagangan yang terkoordinasi. Dampaknya, saham-saham seperti PTRO, BUMI, RAJA, dan DSSA mengalami penurunan hingga batas terendah harian. 

Menyikapi hal tersebut, sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan CEO BPI Danantara Rosan Roeslani, meminta Bursa Efek Indonesia untuk menindaklanjuti dan mengevaluasi masukan dari MSCI. Penertiban aktivitas perdagangan dinilai dapat meredam tekanan lanjutan setelah IHSG membentuk pola gap down secara teknikal.

Di luar dinamika pasar, kabar positif datang dari emiten teknologi. Solusi Sinergi Digital (WIFI) melalui anak usahanya, Telemedia Komunikasi Pratama, berhasil menuntaskan Uji Laik Operasi (ULO) sekaligus mengantongi lisensi operasional layanan Fixed Wireless Access (FWA) Internet Rakyat (IRA) pada pita frekuensi 1,4 GHz. 

ULO mencakup pengujian performa jaringan, stabilitas koneksi, dan kesiapan infrastruktur, dengan hasil kecepatan unduh yang melampaui standar minimum Kementerian Komunikasi dan Digital sebesar 100 Mbps. 

Selain itu, WIFI menandatangani nota kesepahaman dengan Pos Indonesia untuk mempercepat distribusi layanan internet terjangkau secara nasional melalui pemanfaatan sekitar 5.000 titik aset Pos Indonesia, mencakup pemasaran, logistik, hingga instalasi. Langkah ini memperkuat operasional emiten dalam mengejar target pertumbuhan pelanggan yang telah mencapai 1,1 juta pengguna dalam kurun waktu kurang dari satu tahun.

Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mega Capital Sekuritas

  • ASII - Buy 6000-6100 | TP 6250-6475 | SL 5625

ASII Transaksi di Sini!

  • INDF - Buy 6725-6800 | TP 6950-7150 | SL 6400

INDF Transaksi di Sini!

  • INDY - Buy 3250-3280 | TP 3450-3500 | SL 3030

INDY Transaksi di Sini!

  • HRTA - Buy2350-2370 | TP 2450-2500 | SL 2230

HRTA Transaksi di Sini!

  • MAPI - Buy 1150-1170 | TP 1195-1225 | SL 1090

MAPI Transaksi di Sini!

Segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

(ayh/ayh)