CLOSE AD
MARKET DATA

Dunia Masih Gelap, Purbaya Wanti-wanti Efek ke RI

Zahwa Madjid,  CNBC Indonesia
27 January 2026 16:30
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers Hasil Rapat Berkala KSSK IV Tahun 2025 di Jakarta, Senin (3/11/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers Hasil Rapat Berkala KSSK IV Tahun 2025 di Jakarta, Senin (3/11/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Komite Stabiltias Sistem Keuangan (KSSK) yang dipimpin oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melihat masih tingginya ketidakpastian ekonomi dunia pada 2026.

Berdasarkan rapat berkala yang digelar awal tahun ini, ia menyebut, banyak risiko global yang dapat mempengaruhi ketidakpastian sistem keuangan dunia, yang tentu memiliki implikasi ke domestik.

"Perekonomian dunia masih penuh tantangan dengan ketidakpastian meningkat," kata Purbaya saat konferensi pers hasil rapat berkala KSSK, Selasa (27/1/2026).

Ia menyebut ketidakpastian itu utamanya masih dipicu oleh konflik geopolitik, perang dagang antara Amerika Serikat dengan China, hingga memicu perlambatan laju pertumbuhan ekonomi global.

"Dan pasar uang ketidakpastiannya juga meningkat oleh perang dagang serta meluasnya eskalasi geopolitik. IMF pun telah merevisi pertumbuhan ekonomi global ke leve 3,3% pada 2025 dan 2026 lebih tinggi sedikit," paparnya.

(arj/haa)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article OJK: Sektor Jasa Keuangan Stabil


Most Popular
Features