Imbas Bencana Sumatera, Bos LPS Ungkap Ada 4 BPR Dilikuidasi

Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia
Jumat, 23/01/2026 12:10 WIB
Foto: Konferensi pers penetapan tingkat bunga penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Kamis (22/1/2026). (Dok. Zefanya Aprilia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengungkapkan ada empat Bank Perekonomian Rakyat/Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPR/BPRS) yang dalam likuidasi imbas bencana hidrometeorologi Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.

"Ini posisi kami ini sekarang setelah bencana khususnya BPR-BPRS ini ada yang 4 bank yang dalam likuidasi," kata Wakil Ketua Dewan Komisioner (DK) LPS, Farid Azhar Nasution saat Konferensi Pers Penetapan TBP LPS, di Kantor Pusat LPS, Pacific Century Place, Kamis (22/1/2026) malam.

Ia mengungkapkan bahwa satu di antaranya mengalami dampak terparah, yakni bank di Takengon, Aceh. Farid menyebut pihaknya terus berupaya untuk memulihkan kondisi semua bank yang terdampak bencana tersebut.


"Namun yang paling serius adalah yang di Aceh, yang di Takengon. Jadi kita tangani 4, tapi 1 yang paling serius. Mudah-mudahan nanti sudah bisa diakses, sehingga nanti prosesnya tetap berjalan seperti biasa," pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DK LPS, Anggito Abimanyu melaporkan bahwa pihaknya tengah mengkaji relaksasi kepada perbankan yang berada di daerah bencana.

"Kami juga sedang mengkaji mengenai relaksasi. Nanti kami akan umumkan pada waktunya relaksasi kepada bank daerah dan juga BPR yang terkena dampak khususnya di tiga provinsi yaitu Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat nanti pada waktunya akan kami sampaikan," tutur Anggito.


(ayh/ayh)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Tahun Baru 2026, Bos OJK Beberkan Program Penguatan Pasar Modal