QRIS Bisa Dipakai di China-Korsel Mulai Kuartal I-2026

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Rabu, 21/01/2026 15:46 WIB
Foto: Filianingsih Hendarta dalam acara pengumuman hasil rapat dewan Gubernur Bulan November 2024. (Tangkapan layar)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) menargetkan, perluasan layanan QRIS alias Quick Respons Indonesian Standard ke China dan Korea Selatan akan selesai sekaligus pada kuartal I-2026.

Pada paruh pertama tahun ini, layanan QRIS dengan begitu dapat dimanfaatkan di kedua negara itu, sehingga transaksi digital di ponsel bisa langsung dilakukan dengan mata uang lokal masing-masing negara itu tanpa harus menukar ke uang tunai.

"Dalam waktu dekat mudah-mudahan sebelum Triwulan I kita sudah bisa implementasi dengan Tiongkok dan juga Korea Selatan," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta saat konferensi pers hasil rapat dewan gubernur BI, Rabu (21/1/2026).


Filianingsih mengatakan, dengan begitu, China dan Korea Selatan akan menjadi negara tambahan yang termasuk ke dalam daftar negara-negara yang sebelumnya sudah bisa terkoneksi dengan layanan QRIS, seperti Singapura, Thailand, Malaysia, dan Jepang.

"Dan kita seperti diketahui sedang melakukan diskusi yang intens dengan India dan kemungkinan nanti juga dengan beberapa negara lainnya," papar Filianingsih.

Sebagaimana diketahui, transaksi QRIS terus tumbuh tinggi. Hingga akhir kuartal IV-2025 pertumbuhannya menurut catatan BI sudah mencapai 139,99% (yoy).

"Target pengguna QRIS di 2026 itu 17 miliar transaksi dan 8 negara untuk cross boarder, dan 45 juta merchant serta 60 juta pengguna QRIS," tutur Filianingsih.


(arj/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Uang Kartal BI Naik 12,09%, Transaksi Digital Tetap Melaju