MARKET DATA

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI, Bos BKPM Ungkap Hal Tak Terduga

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
15 January 2026 18:55
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani saat menyampaikan paparan dalam Konferensi Pers Realisasi Investasi Triwulan IV 2025 & Januari-Desember 2025, Kamis (15/1/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)
Foto: Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani saat menyampaikan paparan dalam Konferensi Pers Realisasi Investasi Triwulan IV 2025 & Januari-Desember 2025, Kamis (15/1/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Tren nilai tukar rupiah yang melemah tidak menjadi hambatan bagi investor asing menanamkan modalnya di Indonesia. Menteri Investasi dan Kepala BKPM Rosan Roeslani menyebut nilai tukar rupiah saat ini masih dalam rentang yang bisa diterima.

"Ya, sebetulnya ini kan kalau kita lihat, ini karena kan USD itu kan bukan satu kenaikan yang meningkat terus, ini kan masih naik turun, dan saya melihatnya ini masih dalam range yang sangat acceptable oleh investor luar juga," ucap Rosan saat ditemui di Kantor Kementerian Investasi/BKPM, Jakarta pada Kamis (15/1/2026).

Rosan mengatakan investor asing memperhatikan pergerakan dari mata uang rupiah pada saat mereka berinvestasi ke Indonesia.

"Jadi pergerakan itu sudah masih dalam range yang sangat acceptable," tegas Rosan.

Nilai tukar rupiah baru saja mencetak rekor penutupan terlemah sepanjang sejarah yang tentunya memilik dampak ataupun risiko bagi Indonesia. Mengacu data Refinitiv, pada perdagangan Kamis (15/1/2026) rupiah ditutup melemah 0,15% ke level Rp16.880/US$. Posisi ini melampaui rekor sebelumnya pada 24 April 2025, ketika rupiah ditutup di Rp16.865/US$.

Rekor ini sekaligus mempertegas bahwa tekanan terhadap rupiah masih berlanjut di awal 2026. Dari total 10 hari perdagangan sepanjang tahun berjalan, rupiah hanya mampu menguat satu kali, sementara sisanya tertekan oleh penguatan dolar AS. Alhasil, secara year to date (YtD) rupiah telah melemah 1,26% terhadap greenback.

(ras/wur)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Rupiah Tergelincir, Nilai Tukar Dolar AS Naik Jadi Rp16.430


Most Popular
Features