Naik Puluhan Persen Dalam Seminggu, Bursa Gembok 2 Saham Emiten Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan untuk 'menggembok' sementara atau suspensi saham terhadap dua emiten. Keduanya sama-sama mengalami peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
Pertama, saham emiten ternak PT Sreya Sewu Indonesia Tbk. (SIPD) yang terakhir berada di posisi harga 1.600 per saham. Stockbit mencatat saham emiten induk Belfoods ini melambung 20,30% dalam sepekan terakhir, bahkan tembus 64,10% dalam sebulan terakhir.
Selanjutnya, saham emiten tambang nikel PT Ifishdeco Tbk. (IFSH), yang tercatat melesat 81,03% dalam sepakan terakhir, dan tembus 162,50% dalam sebulan terakhir. Saham itu kini berada di posisi harga 2.100 per saham.
Suspensi saham itu bertujuan untuk cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor. Gembok sementara ini dilakukan mulai sesi I perdagangan 14 Januari 2026 di pasar reguler dan pasar tunai, dan berlangsung sampai dengan Pengumuman Bursa lebih lanjut.
"Bursa mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan," ujar BEI dalam pengumumannya, dikutip Selasa (14/1/2026).
(ayh/ayh)