IHSG Bikin Kaget Lagi, Asing Borong Saham Ini

mkh, CNBC Indonesia
Selasa, 13/01/2026 13:17 WIB
Foto: Ilutrasi Bursa. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali memberikan kejutan. Di tengah rebound setelah koreksi lebih dari 2% pada perdagangan intraday kemarin, indeks tiba-tiba menukik pada akhir sesi 1, Selasa (13/1/2026).

Sementara itu, asing tercatat membukukan pembelian Rp 5,7 triliun dan melakukan aksi jual senilai Rp 4,4 triliun, sehingga net foreign buy sesi 1 hari ini mencapai Rp 1,3 triliun. 

Saham bank dan komoditas mendominasi dalam daftar 10 saham dengan net buy asing terbesar. Namun posisi teratas dihuni oleh Astra (ASII) yang mencatat net foreign buy Rp 149,3 miliar. 


Kemudian diikuti oleh Alamtri Resources (ADRO) Rp 146,8 miliar, Merdeka Battery Materials (MBMA) Rp 135,4 miliar, dan Vale Indonesia (INCO) Rp 130,3 miliar. 

Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar pada perdagangan sesi 1 hari ini: 

  1. PT Astra International Tbk (ASII) - Rp 149,3 miliar
  2. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) - Rp 146,8 miliar
  3. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) - Rp 135,4 miliar
  4. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) - Rp 130,3 miliar
  5. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk - Rp 96,5 miliar
  6. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) - Rp 81,4 miliar
  7. PT Petrosea Tbk (PTRO) - 72,9 miliar
  8. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) - Rp 66,8 miliar
  9. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) - Rp 62,9 miliar
  10. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) - Rp 35,5 miliar

Sebagai informasi, pagi tadi, indeks dibuka naik 59,74 poin atau 0,67% ke level 8.944,46, namun pada akhir sesi pertama berakhir stagnan di dekat level penutupan perdagangan kemarin di level 8.884,62.

Sebanyak 359 saham naik, 313 turun, dan 132 tidak bergerak. Total nilai transaksi hingga jeda makan siang tergolong sangat ramai atau mencapai Rp 19,31 triliun yang melibatkan 38,45 miliar saham dalam 2,36 juta kali transaksi.

Perdagangan IHSG Hari ini masih volatil seperti yang terjadi pada perdagangan kemarin tatkala IHSG sempat tersungkur lebih dari 2% pada perdagangan intraday kemarin. Meski tidak sampai terkoreksi dalam, volatilitas IHSG hari ini terlihat dari pemangkasan apresiasi IHSG yang mana 89 indeks poin atau setara nyaris 1% kenaikan IHSG lenyap dalam hitungan menit.

Saham-saham konglomerat, khususnya Grup Bakrie dan Grup Barito milik Prajogo Pangestu tercatat masih menjadi yang paling ramai diperdagangkan hari ini dan merupakan pendorong IHSG ke zona merah.


(mkh/mkh)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Aturan Baru Cancel Transaksi Saham BEI, Bikin Untung Investor?