MARKET DATA

Investor Pasar Modal RI Tembus 20,36 Juta, Naik 36% di 2025

Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia
09 January 2026 09:40
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia, Inarno Djajadi menyampaikan sambutan saat Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2025 di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (30/12/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia, Inarno Djajadi menyampaikan sambutan saat Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2025 di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (30/12/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jumlah investor di pasar modal Indonesia meningkat 5,49 juta pihak sepanjang 2025, atau mengalami kenaikan sebesar 36,95% menjadi 20,36 juta pihak.

"Sementara pada bulan Desember 2025 saja bertambah 694.000 investor pasar di pasar modal," ujar Inarno Djajadi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, dalam konferensi pers RDK OJK, Jumat (9/1/2026).

Sementara penghimpunan dana korporasi di pasar modal sepanjang tahun 2025, dari sisi penawaran umum mencapai Rp274,80 triliun. Berada di atas target yang sejumlah Rp220 triliun.

Termasuk di dalamnya terjadi penambahan 20 emiten baru dengan jumlah rauihan dana sebesar Rp16,21 triliun. Sedangkan untuk securities crowdfunding (SCF), pada Desember 2025 terdapat ada 27 efek baru dengan dana yang dihimpun Rp44,18 miliar dan 12 penerbit baru.

Hingga akhir tahun 2025 terdapat 113 yang telah memperoleh persetujuan prinsip pasar derivatif. Sementara volume transaksi mencapai 600 ribu slot, dengan total volume secara tahunan (year on year/ yoy) sebanyak 1 juta 13 ribu lot.

(ayh/ayh)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Investor Pasar Modal RI Tembus 18 Juta, Mayoritas Gen Z


Most Popular
Features