Video: Gonjang-ganjing Trump di 2026, Investor Mulai Incar Saham LQ45
Jakarta, CNBC Indonesia- Di tengah ketegangan geopolitik atas penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro oleh pemerintah Amerika Serikat atas perintah Presiden Donald Trump, pasar saham global termasuk Indonesia masih mampu mencatatkan kinerja positif.
Pada perdagangan, Selasa, 6 Januari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu menguat lebih dari 1% hingga menyentuh level "All Time High" baru di 8.900.
Investment Director Succor Asset Management, Dimas Yusuf memandang sentimen penangkapan Presiden Maduro cukup mengagetkan pasar namun karena dilakukan dengan cukup 'smooth' sehingga cukup dapat dikalkulasi oleh pelaku pasar.
Dampak dari gejolak geopolitik ini cukup mempengaruhi saham sektor pertahanan hingga komoditas migas, meski di pasar saham dalam negeri karena pilihan saham terkait isu Venezuela cukup terbatas maka investor cenderung lari ke saham yang sudah cukup familiar termasuk saham konglomerasi.
Di sisi lain investor mulai masuk ke saham-saham di LQ45 maupun IDX30 yang memiliki valuasi yang tertinggal sehingga sangat menarik. Lalu seperti apa arah pergerakan pasar saham RI di tengah gonjang-ganjing global?
Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Investment Director Succor Asset Management, Dimas Yusuf dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 07/01/2026)