MARKET DATA

IHSG Sesi 1 Lompat 0,9% pada Perdagangan Perdana 2026

Redaksi,  CNBC Indonesia
02 January 2026 12:50
Pembukaan perdagangan bursa efek Indonesi tahun 2026, Jumat (2/1/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Pembukaan perdagangan bursa efek Indonesi tahun 2026, Jumat (2/1/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali tahun 2026 di zona hijau, Jumat (2/12/2026). Indeks naik 77,96 poin atau 0,9% ke level 8.724,90.

Sebanyak 461 saham naik, 219 turun, dan 129 tidak bergerak. Nilai transaksi pagi ini mencapai Rp 11,86 triliun, melibatkan 25,83 miliar juta saham dalam 1,81 kali transaksi. Kapitalisasi pasar mencapai Rp 16.020 triliun.



Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pada 2026, IHSG akan menyentuh level 10.000. "10.000 tahun depan? lebih lah," kata Purbaya, Rabu (31/12/2025).

Ucapannya itu didasarkan pada kebijakan pemerintah yang kian sinkron, selain juga didorong ekonomi Indonesia yang kian membaik.

Sementara itu, pada Selasa (30/12/2025), IHSG berada di level 8.646,94. Ini mengalami kenaikan tipis 2,68 poin atau menguat 0,03%.

Nilai transaksinya mencapai Rp 20,61 triliun, terdiri dari 39,54 miliar saham pada 2,6 juta kali transaksi. Terdapat 346 saham yang menguat dan 146 tidak bergerak.

IHSG juga sempat berada di rekor tertinggi 8.711 pada 8 Desember 2025 dengan nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp 16.004 triliun.

Sementara itu, IHSG mengalami perjalanan jatuh-bangun sepanjang 2025, bahkan sempat tertekan tajam di awal tahun. Meski demikian, IHSG berhasil bangkit dan mencatatkan rekor All Time High (ATH) sebanyak 24 kali hingga akhir 2025.

Adapun pada perdagangan pertama di 2026, pasar keuangan dalam negeri akan diwarnai oleh sejumlah sentimen baik dari dalam maupun luar negeri yang dapat mempengaruhi arah perdagangan di sepanjang hari.

Mulai dari penantian akan rilis PMI Manufaktur Indonesia oleh S&P Global untuk periode Desember 2025, hingga mencermati hasil rilis risalah pertemuan FOMC The Federal Reserve yang dapat mempengaruhi pergerakan nilai tukar hingga ke pasar saham.

(fsd/fsd)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Breaking! IHSG Dibuka Naik 1% Lebih, Balik ke Level 7.800


Most Popular
Features