
IHSH Otw 8.000, Saham Bank Jadi Incaran Asing

Jakarta, CNBC Indonesia — Saham perbankan menjadi incaran asing di tengah tren penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menuju level 8.000.
Saham BRI (BBRI) dan BTN (BBTN), masing-masing mencatat net buy asing senilai Rp 97,9 miliar dan Rp 22,7 miliar.
Lalu BBCA Rp 145,5 miliar. Akan tetapi sejak awal pekan, asing tercatat melepas saham BBCA dengan net sell mencapai Rp 1,69 triliun.
Selain itu dua saham yang baru saja melenggang masuk indeks MSCI masih bertengger di dalam daftar 10 saham dengan net foreign buy terbesar.
Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) mencatat net buy asing Rp 62,3 miliar dan Dian Swastatika Sentosa (DSSA) Rp 22,8 miliar.
Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar pada perdagangan kemarin:
1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 145,5 miliar
2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): Rp 97,9 miliar
3. PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB): Rp 72,2 miliar
4. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN): Rp 62,3 miliar
5. PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS): Rp 47 miliar
6. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp 45,7 miliar
7. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS): Rp 43,5 miliar
8. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG): Rp 26,6 miliar
9. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Rp 22,8 miliar
10. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN): Rp 22,7 miliar
Sementara itu, IHSG kembali mencetak rekor harga penutupan tertinggi sepanjang masa. Meski sempat menembus level 8.000 menjelang akhir sesi I, indeks berakhir menguat 0,20% atau naik 15,9 poin ke level 7.952,09.
Capaian pada akhir perdagangan Kamis (28/8/2025) merupakan rekor penutupan perdagangan tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH), mengalahkan rekor sebelumnya dicatatkan pada perdagangan Rabu (20/8/2025) pekan lalu.
Sementara itu, rekor perdagangan intraday juga berhasil dicetak. IHSG sempat menyentuh angka 8.022,76 pada perdagangan sesi pertama.
Sebanyak 377 saham naik, 288 turun, dan 140 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 16,63 triliun. Sebanyak 44,48 miliar saham berpindah tangan dalam 2,08 juta kali transaksi
(mkh/mkh)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article IHSG Full Senyum, Asing Terciduk Koleksi Saham Ini
