MARKET DATA

Bos Bursa Efek Buka Suara Soal Aturan OJK Buyback Tanpa RUPS

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
19 March 2025 12:40
Bos Bursa Efek Buka Suara Soal Aturan OJK Buyback Tanpa RUPS
Foto: Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman menyampaikan laporan kinerja pasar modal saat Peresmian Penutupan Perdagangan Tahun 2024 di gedung BEI, Jakarta, Senin (30/12/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama Bursa efek Indonesia Iman Rachman mengungkapkan dampak kebijakan buyback tanpa RUPS yang baru ditetapkan oleh OJK terhadap pasar saham di Indonesia. Menurutnya buyback akan memberikan dorongan terhadap likuiditas pasar sehingga pergerakan lebih stabil.

"Pertambahan permintaan dengan buyback. Karena ini kan kalau kita bicara hari ini, apa yang tanya teman-teman tadi adalah isu likuiditas dimana sebagian besar asingnya keluar. Tentu saja perlu ada tambahan permintaan," kata Iman Rachman di Main Hall BEI, Jakarta pada Rabu (19/3/2025).

Ia menjelaskan dengan buyback akan ada tambahan permintaan terhadap saham. Adapun tambahan permintaan katanya dari treasury stock perusahaan-perusahaan dengan buyback.

"Artinya kan kita ada tambahan permintaan saya bilang tadi. Yang artinya suplainya, demandnya ada tambahan yaitu ada dari treasury stock perusahaan-perusahaan dengan buyback. Iya, membeli sahamnya," ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kondisi pasar yang fluktuatif bahkan sempat jatuh hingga 7% pada perdagangan kemarin (18/3/2025) tidak mengubah pipeline IPO yang sudah ditetapkan.

"IPO itu kan jangka panjang, masih ada setahun. Kita sudah lihat hari ini, listing kita sudah 10 yang listing," kata Iman.

(fsd/fsd) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: OJK Akui Ada 36 Emiten Yang Berniat Buyback Saham Tanpa RUPS


Most Popular
Features