
Bunga Acuan Belum Akan Dipangkas, Rupiah Sulit ke Bawah Rp 15.500/USD?
Jakarta, CNBC Indonesia- Di tengah wait & see pelaku pasar terhadap arah kebijakan suku bunga bank sentral AS, The Fed dan Bank Indonesia, Direktur Panin Asset Management, Rudiyanto maka dolar AS cenderung menguat sehingga Rupiah dan amat uang lainnya akan melemah.
Selain itu, kondisi inflasi domestik yang tinggi dan langkah pemerintah menerbitkan obligasi dilakukan sekaligus di awal tahun akan menahan penguatan Rupiah di level saat ini.
Menghadapi kondisi ini, manajer investasi cenderung mengkoleksi reksa dana fixed income obligasi pemerintah dengan durasi yang lebih panjang, sementara reksa dana saham cenderung dipilih berdasarkan fundamental dan valuasi.
Seperti adap dampak kebijakan bank sentral ke Rupiah dan arah investasi pelaku pasar? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Direktur Panin Asset Management, Rudiyanto dan Head of Macroeconomics & Financial Research PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), Kahfi Riza dalam Squawk Box,CNBCIndonesia (Rabu, 20/03/2024)
-
1.
-
2.
-
3.