Disuntik Investor Misterius, Ini Yang Bakal Dilakukan BBYB

Market - teti purwanti, CNBC Indonesia
24 November 2022 09:35
Emiten bank digital, PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) meraih dana Rp 2,5 triliun melalui penambahan modal dengan skema hak memesan efek terlebih dahulu (HMTED) atau rights issue. Foto: Suasana digital lounge Bank Neo Commerce di Ashta SCBD (Dok.BNC)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) menargetkan pertumbuhan terutama pada sisi aset minimal 30%.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (24/11/2022) BNC pertumbuhan akan ditopang oleh pertumbuhan kredit.

"Dalam penetapan target pertumbuhan ini, management BNC mempertimbangkan beberapa hal, salah satunya adalah prediksi pertumbuhan kredit dari Regulator yang sekitar 10%, sehingga sudah cukup baik apabila BNC bertumbuh 2-3 kali terutama di Digital Bank," jelas keterbukaan informasi.

Target ini dibuat dengan mempertimbangkan bahwa Bank Indonesia baru saja menaikan tingkat suku bunga, sehingga tahun depan BNC akan menganalisa lebih lanjut kondisi makro, antara lain apakah Bank Indonesia akan menaikan suku bunga acuan kembali, apakah Amerika juga akan menaikan suku bunganya dan bagaimana imbasnya terhadap perekonomian Indonesia.

Dari sisi user, Neobank, aplikasi mobile banking BNC saat ini sudah sebesar 20 juta user, di tahun 2023 selain meningkatnya jumlah user, BNC juga menargetkan untuk meningkatkan kualitas user, termasuk meningkatkan stickiness dengan user, salah satunya adalah dengan melengkapi fitur dan layanan di Neobank sehingga dapat aktif digunakan oleh User Neobank.

"Maka dapat berimbas juga pada kenaikan Fee Based Income BNC. Sehingga Manajemen yakin bahwa tahun 2023 akan menjadi tahun profitable bagi BNC," ungkap Manajemen.

Di sisi lain, BNC kedepannya tidak hanya fokus pada interest income tetapi juga transaction income dan fee based income dengan bekerja sama dengan partner-partner dalam pembayaran biller misalnya agar dapat meningkatkan transaksional dari user.

Disamping itu BNC akan kerjasama dengan beberapa platform yang dibutuhkan oleh nasabah seperti bancassurance, dan produk-produk pasar
modal seperti reksa dana. BNC berharap dengan pengembangan fitur-fitur Neobank, Nasabah tidak perlu lagi menggunakan applikasi lain untuk
pemenuhan life style nasabah atau untuk Nasabah bertransaksi.

Sebelumnya, muncul transaksi misterius di pasar negosiasi di saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) pada perdagangan kemarin. Tercatat pada pukul 9:36 WIB hari kemarin terjadi transaksi sebesar 3,3 juta lot saham BBYB di harga Rp 900/unit dengan nilai transaksi sebesar Rp 297 miliar.

Jumlah tersebut setara dengan 3,5% dari total seluruh saham BBYB yang beredar.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bank Neo Proyeksikan Semester I Masih Rugi Rp 606 M


(tep/ayh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading