Mau IPO, PGE Bakal Segera Ungkap Strategic Investor

Market - Verda Nano Setiawan, CNBC Indonesia
09 November 2022 10:57
Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) PT Pertamina Geothermal Energy (PGE). (Dok. PGE) Foto: Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) PT Pertamina Geothermal Energy (PGE). (Dok. PGE)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), unit bisnis dari Subholding Pertamina New & Renewable Energy (PNRE), mengungkapkan akan segera mengumumkan investor strategis (strategic investor) untuk menjadi mitra ketika perusahaan akan mencatatkan saham publik perdana (Initial Public Offering/ IPO) di bursa saham Indonesia.

Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Bisnis PT Pertamina Power Indonesia Fadli Rahman mengatakan, pihaknya kemungkinan akan mengumumkan investor strategis untuk IPO ini dalam waktu dekat.

Dia menyebut, kini sudah ada beberapa investor strategis yang akan terlibat dalam IPO ini.

"Kita sedang berdoa supaya kita bisa closing dalam waktu dekat, tinggal tunggu partner saja. Ada beberapa strategic investor, anchoring investor akan terlibat sudah masuk tahap finalisasi diskusi mudah-mudahan ini bisa kita umumkan dalam waktu dekat," tuturnya di Gedung Kementerian BUMN, Selasa (8/11/2022).

Menurutnya, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan untuk unlock value IPO.

"PGE sedang persiapkan untuk unlock value," ucapnya.

Namun sayangnya, dia masih enggan menyebutkan kapan IPO perusahaan panas bumi ini akan dilangsungkan.

Sebelumnya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan IPO PGE bisa dilakukan di Oktober 2022 ini.

Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury sebelumnya menyebutkan bahwa pihaknya terus mendorong penyelesaian proses IPO PGE. Yang jelas, dalam proses tersebut bisa dipastikan IPO PGE akan dilaksanakan pada tahun ini.

"Kondisi pasar dengan kenaikan suku bunga dan ada indikasi juga valuasi di pasar modal mengalami re-rating dan penyesuaian. Kita harus melihat waktu yang tepat ini kapan. Tapi tetap kita harap ini bisa dilakukan tahun ini," ungkap Pahala saat ditemui di sela SOE International Conference yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, Selasa (18/10/2022).

Sayangnya, Pahala belum dapat menyampaikan secara pasti kapan IPO PGE ini berlangsung. Ia berharap, dalam proses IPO ini PGE bisa mendapatkan 20% - 25% dari total saham outstanding.

Pahala sempat menyebutkan, PGE akan menjadi emiten pertama yang memiliki bisnis di pembangkit listrik panas bumi. Nilai penawaran IPO saham PGE diperkirakan lebih dari nilai emisi IPO PalmCo, yang di gadang-gadang mencapai Rp 10 triliun. Namun, Pahala masih enggan menyebutkan nilai emisi IPO PGE.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Erick Ungkap PGE Bakal Gaet Mitra Strategis Sebelum IPO


(wia)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading