Top Gainers-Losers Sesi I

Cuan Deretan Saham Ini Jadi Penyegar di Tengah Kegalauan IHSG

Market - Aulia Mutiara Hatia Putri, CNBC Indonesia
26 October 2022 12:18
Karyawan melintas di samping layar elektronik yang menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (11/10/2022). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) Foto: Karyawan melintas di samping layar elektronik yang menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (11/10/2022). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir melemah tipis 0,08% ke 7.042,99 pada penutupan perdagangan sesi I. Nilai perdagangan tercatat turun ke Rp 6,88 triliun dengan melibatkan lebih dari 13 miliar saham yang berpindah tangan 778 kali.

Sementara, mayoritas saham siang ini terpantau mengalami kenaikan. Statistik perdagangan mencatat ada 287 saham yang menguat dan 231 saham yang mengalami penurunan, serta sisanya sebanyak 159 saham stagnan.

Di tengah melemahnya IHSG siang ini, terdapat 5 saham yang tampil perkasa masuk jajaran top gainers dan 5 saham yang terkena aksi jual signifikan dan menjadi top losers

Berikut lima saham top gainers pada perdagangan sesi I siang ini, Rabu (26/10/2022).

1. PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM), naik +18,48%, ke Rp 109/unit

2. PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA), naik +12,35%, ke Rp 364/unit

3. PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM), naik +9,91%, ke Rp 122/unit

4. PT Pan Brothers Tbk (PBRX), naik +9,59%, ke Rp 80/unit

5. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), naik +6,84%, ke Rp 1.640/unit

Saham Chemstar Indonesia Tbk (CHEM) berhasil memimpin deretan top gainers pada perdagangan sesi I siang ini dengan nilai transaksi mencapai Rp 8,18 miliar dengan volume transaksi yang diperdagangkan sebanyak 76,37 juta unit saham.

Pada perdagangan intraday hari ini, harga saham CHEM bergerak di rentang Rp 92-114/unit. Hingga istirahat siang, nilai kapitalisasi pasar saham CHEM mencapai Rp 185,3 miliar.

Jika melihat data perdagangan sejak perdagangan 17 Oktober hingga Selasa (25/10/2022), saham CHEM tercatat 4 kali menghijau, dan 3 kali merah. Dengan ini saham CHEM masih mampu mencatatkan kenaikan mencapai 17,2% sepekan dan naik 5,83% sebulan terakhir.

Belum diketahui secara signifikan terkait kenaikan saham CHEM. Namun, jika melihat kinerja keuangannya, CHEM berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 5,84 miliar pada semester I-2022.

Untuk diketahui, Emiten kimia tekstil CHEM resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Juli lalu. Perusahaan melepas sebanyak-banyaknya 500 juta saham baru yang merupakan Saham Biasa Atas Nama dengan nilai nominal Rp 25 setiap saham atau sebanyak-banyaknya 29,41% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan setelah IPO.

CHEM pada tahun 2021 mampu menorehkan pendapatan usaha sebesar Rp 89,62 miliar atau meningkat 13% bila dibandingkan dengan penjualan di tahun 2020 sebesar Rp 79,33 miliar.

Namun, ada beberapa risiko investasi yang mencakup harga bahan baku yang dapat mempengaruhi nilai tukar rupiah, perubahan kebijakan perdagangan antarnegara, serta pengaruh geopolitik perang Rusia-Ukraina.

CHEM mengaku akan menyikapi serius ancaman eksternal terkait ancaman inflasi dan nilai tukar. Sebab, hal itu juga dapat mempengaruhi kinerja bisnis perusahaan.

Saham IPPE-PNIN Masuk Jajaran Top Losers!
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading