BRI Ungkap Strategi Jadi Hybrid Bank, Seperti Apa?

Market - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
24 October 2022 17:15
Konsep Hybrid Bank, Jurus BRI Percepat Inklusi Keuangan   (CNBC Indonesia TV) Foto: Konsep Hybrid Bank, Jurus BRI Percepat Inklusi Keuangan (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turut berperan aktif untuk mengejar target inklusi keuangan sebesar 90% pada 2024. BRI pun melakukan berbagai strategi, salah satunya menjadi hybrid bank.

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan BRI menjadi hybrid bank dengan menghadirkan Agen BRIlink, sebagai salah satu respons terhadap tantangan yang datang di dunia grassroots ekonomi. Menurutnya strategi menjadi hybrid bank diperlukan karena sesungguhnya masyarakat Indonesia belum sepenuhnya terdigitalisasi.

"Digital memang banyak menyelesaikan persoalan, terutama persoalan operational cost tinggi. Tetapi masyarakat belum full digital. Sehingga kami datang dengan Agen BRIlink. Ini implementasi hybrid bank," jelas dia dalam G20 Financial Inclusion Talks CNBC Indonesia, Senin (24/10/2022).

Dalam strategi hybrid bank, jelas Sunarso, warung atau toko kelontong dijadikan mitra Agen BRIlink dan mereka bisa melayani transaksi perbankan meliputi tarik dan setor tunai, transfer, dan sebagainya. Adapun dengan Strategi ini BRI tidak perlu membuka kantor cabang karena sudah diwakilkan oleh Agen BRIlink.

"Kemudian kami ada sharing fee. Misalnya sekali transaksi, nasabah bayar Rp 5 ribu. Itu Rp 2 ribu untuk BRI, dan Rp 3 ribu untuk mitra Agen BRIlink. Ini benar-benar sharing ekonomi," tegas Sunarso.

Dia juga menyebut bahwa langkah ini sebagai upaya implementasi literasi sekaligus inklusi keuangan. Di samping itu, upaya ini juga menjadi implementasi pemberdayaan UMKM.

"Mereka (nasabah) bisa mengerti dan komunikasi lewat personal touch lewat agen menjadi penting karena tidak bisa melulu dilayani secara digital. Itu yang penting dari peranan Agen BRIlink," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Adjunct Lecturer in Public Policy Harvard Kennedy School, Jay K. Rosengard mengatakan Agen BRIlink yang dihadirkan BRI merupakan upaya yang inovatif. Di samping itu, dia juga menanggapi upaya BRI membentuk Holding Ultra Mikro (UMi). Menurut Jay, hal ini membuat layanan keuangan menjadi lebih efisien.

"Namun saya melakukan kunjungan pada Juni, dan tentu saja bagi Pegadaian dan PNM, BRI adalah bank. Artinya mereka menangani transaksi perbankan yang berarti jauh lebih efisien," kata Jay.

Dalam holding UMi, kata Pegadaian bisa melakukan cross selling produk, yakni membeli emas dan mendiversifikasikan ke tabungan tunai.

"Kemudian PNM, mungkin beberapa peminjam terbaik akhirnya memenuhi untuk mendaftar unit pinjaman BRI, seperti Kupedes dan KUR," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

BRI Dorong Ekonomi Lokal Melalui Pemberdayaan Desa


(rah/rah)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading