Bunga Acuan Naik, Tapi Bunga Kredit Masih Dalam Tren Turun

Market - cap, CNBC Indonesia
22 September 2022 15:02
Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan September 2022. (Tangkapan layar Youtube BI) Foto: Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan September 2022. (Tangkapan layar Youtube BI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kenaikan suku bunga acuan tak langsung mengerek bunga kredit di pasar. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo bahkan menyebut suku bunga kredit turun.

"Di pasar kredit, suku bunga turun 48 basis poin (bps) selama periode Agustus 2021 hingga Agustus 2022," ujar Perry Warjiyo, Kamis (22/9/2022). Suku bunga kredit saat ini di kisaran 8,94%.

Namun, bunga deposito juga mengalami penurunan. Untuk periode yang sama seperti pada suku bunga kredit, bunga deposito satu bulan turun 44 bpas menjadi 2,9%.

Seperti diketahui, BI memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 4,25%, dengan suku bunga deposit facility naik menjadi 3,5% dan suku bunga lending facility menjadi 5%.

Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Dewan Gubernur BI Edisi Bulan September 2022, Kamis (22/9/2022). RDG digelar dalam dua hari untuk menentukan arah suku bunga dan kebijakan moneter bank sentral.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Suku Bunga Acuan Tetap 3,5%, Begini Alasan BI!


(cap/dhf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading