Mau Balik ke RI, Surya Darmadi Minta Syarat Ini!

Market - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
15 August 2022 09:40
Tanda penyitaan aset oleh Kejaksaan Agung milik aset Surya Darmadi terpampang di Kawasan Simprug Garden Blok G20, Jakarta Selata, Selasa (9/8/2022).  Kejaksaan Agung telah menyita sebanyak 23 aset milik PT Duta Palma Group terkait tersangka kasus korupsi Rp 78 triliun, Surya Darmadi.  (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki) Foto: Tanda penyitaan aset oleh Kejaksaan Agung milik aset Surya Darmadi terpampang di Kawasan Simprug Garden Blok G20, Jakarta Selata, Selasa (9/8/2022). Kejaksaan Agung telah menyita sebanyak 23 aset milik PT Duta Palma Group terkait tersangka kasus korupsi Rp 78 triliun, Surya Darmadi.  (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Surya Darmadi, tersangka kasus dugaan korupsi lahan sawit PT Duta Palma, mengaku siap pulang ke Indonesia untuk mengikuti proses hukum dan akan datang ke Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Senin (15/8).

Janji kepulangan pemilik PT Duta Palma di Kabupaten Indragiri Hulu ini diungkap oleh sang pengacara Juniver Girsang. Surya Darmadi disebut akan kooperatif mengikuti proses hukum yang ada.

"Bahwa setelah mempertimbangkan saran dari kami dan setelah berdiskusi dengan Keluarga, Saudara Surya Darmadi dengan itikad baik memutuskan datang ke Indonesia pada hari Senin, 15 Agustus 2022, sedianya akan tiba di Jakarta," kata Juniver dalam keterangan tertulisnya, dikutip Minggu (14/8/2022).

Juniver memastikan bahwa kliennya siap mengikuti proses hukum di KPK maupun di Kejagung. Surya juga diketahui sedang dalam perawatan. Juniver menyebut, bahwa dirinya juga telah memberikan nasihat kepada Surya Darmadi untuk kooperatif. Salah satunya yakni menyiapkan data ataupun dokumen untuk membela diri.

"Bahwa ayah klien kami meneguhkan langkah untuk mengikuti semua proses hukum di KPK dan Kejaksaan Agung RI. Beliau siap/bersedia mengikuti semua prosedur/proses hukum yang ada walaupun saat ini sedang dalam perawatan dokter," ungkapnya.

Surya Darmadi mengaku siap pulang ke Indonesia untuk mengikuti proses hukum dan akan datang ke Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Senin (15/8) besok.

"Bahwa setelah mempertimbangkan saran dari kami dan setelah berdiskusi dengan Keluarga, Saudara Surya Darmadi dengan itikad baik memutuskan datang ke Indonesia pada hari Senin, 15 Agustus 2022, sedianya akan tiba di Jakarta," ungkapnya.


Juniver memastikan bahwa kliennya siap mengikuti proses hukum di KPK maupun di Kejagung. Surya juga diketahui sedang dalam perawatan.

Kejagung juga menetapkan mantan Bupati Indragiri Hulu (Inhu) sebagai tersangka di kasus yang menelan kerugian Rp 78 triliun ini.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Tersangka Korupsi Terbesar Surya Darmadi Dicekal Imigrasi


(RCI/dhf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading