Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Turun Semua, Bun! Borong Yuk

Market - Maesaroh, CNBC Indonesia
13 August 2022 11:45
Pegawai merapikan emas batangan di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Kamis (22/4/2021). Harga emas batangan yang dijual Pegadaian mengalami penurunan nyaris di semua jenis dan ukuran /satuan.  (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Foto: Pegawai merapikan emas batangan di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Kamis (22/4/2021). Harga emas batangan yang dijual Pegadaian mengalami penurunan nyaris di semua jenis dan ukuran /satuan. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas batangan di PT Pegadaian merosot pada perdagangan Sabtu (13/8/2022). Pegadaian sendiri menjual berbagai jenis emas, yaitu emas Antam, Antam Retro, Antam Batik, dan UBS. Ukurannya pun dijual beragam, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Pada perdagangan hari ini, harga emas Antam Pegadaian dibanderol Rp 1.0250.000 per gram. Harganya turun Rp 5.000 dibandingkan kemarin. Emas ini tersedia mulai ukuran/satuan 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Harga emas Antam Pegadaian 0,5 gram juga turun Rp 5.000 menjadi Rp 565.000.

Sementara itu, emas Antam Retro harga 1 gram senilai Rp 967.000, lebih murah Rp 6.000 dibandingkan kemarin yang ada di harga Rp 973.000. Emas Antam Retro adalah emas kemasan lama di mana keping emas dan sertifikatnya terpisah. Emas Antam Retro kali terakhir diproduksi pada 2018, dan tersedia mulai satuan 0,5 gram hingga 100 gram.

Pegadaian juga menawarkan emas Antam Batik yang merupakan jenis emas Antam berharga termahal. Harga emas termahal harganya senilai Rp 1.180.000, harganya merosot Rp 5.000 dibandingkan kemarin. Emas ini dijual dalam 3 satuan saja yaitu 0,5 gram, 1 gram, dan 8 gram.

Terakhir, harga emas UBS yang dikeluarkan PT Untung Bersama Sejahtera harganya Rp 958.000. Hari ini dijual Rp 6.000 lebih murah dibandingkan hari sebelumnya. Emas UBS yang tersedia lengkap mulai ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Harga emas Antam Pegadaian melandai di tengah kenaikan harga emas internasional.

Pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (12/8/2022), emas ditutup menguat 0,69% ke level US$ 1.801,76 per troy ons. Penguatan emas kemarin membawa sang logam mulai kembali ke level psikologis US$ 1.800 per troy ons untuk pertama kalinya sejak 4 Juli lalu.

Dalam sepekan, harga emas menguat 1,57% secara point to point. Dalam sebulan, harga emas juga melesat 4,4% sementara dalam setahun melonjak 2,8%.

Satuan

Harga Antam

Harga Antam Retro

Harga Antam Batik

Harga UBS

0.5

Rp565.000

Rp516.000

Rp637.000

Rp511.000

1.0

Rp1.025.000

Rp967.000

Rp1.180.000

Rp958.000

1.06

Rp0

Rp0

Rp0

Rp0

1.5

Rp0

Rp0

Rp0

Rp0

2.0

Rp1.986.000

Rp1.914.000

Rp0

Rp1.900.000

2.5

Rp0

Rp0

Rp0

Rp0

2.13

Rp0

Rp0

Rp0

Rp0

3.0

Rp2.954.000

Rp2.843.000

Rp0

Rp0

4.0

Rp0

Rp0

Rp0

Rp0

4.25

Rp0

Rp0

Rp0

Rp0

5.0

Rp4.888.000

Rp4.755.000

Rp0

Rp4.792.000

8.0

Rp0

Rp0

Rp8.937.000

Rp0

10.0

Rp9.719.000

Rp9.387.000

Rp0

Rp9.335.000

20.0

Rp0

Rp0

Rp0

Rp0

25.0

Rp24.165.000

Rp23.333.000

Rp0

Rp23.291.000

50.0

Rp48.247.000

Rp46.582.000

Rp0

Rp46.486.000

100.0

Rp96.412.000

Rp93.080.000

Rp0

Rp92.934.000

250.0

Rp240.754.000

Rp232.418.000

Rp0

Rp232.267.000

500.0

Rp481.290.000

Rp464.613.000

Rp0

Rp463.987.000

1000.0

Rp962.537.000

Rp929.182.000

Rp0

Rp0

Penguatan emas global ditopang inflasi Amerika Serikat (AS) yang melandai ke 8,5% (year on year/yoy) pada Juli, dari 9,1% yang tercatat pada Juni lalu. 

Melandainya inflasi meningkatkan harapan pasar jika bank sentral AS, The Federal Reserves/The Fed, akan meredam sikap agresif The Fed dalam menaikkan suku bunga.

Jika The Fed lebih dovish, pergerakan dollar AS biasanya melandai dan ini bagus untuk emas. Pasalnya, dollar AS yang melemah akan membuat emas lebih murah sehingga daya tariknya lebih besar.

"Harga emas mampu menguat ke kisaran US$ 1.800 karena pasar telah menurunkan ekspektasi mereka mengenai suku bunga acuan. Harga emas yang sekarang mencerminkan ekspektasi pasar ke depan," tutur David Meger, analis dari High Ridge Futures, kepada Reuters.

Namun, harga emas ke depan masih dibayangi kenaikan suku bunga acuan The Fed.
Goldman Sachs memangkas perkiraan harga untuk emas. "Secara struktural, emas kemungkinan akan tetap terikat kisaran karena faktor pertumbuhan dan pengetatan terus mengimbangi satu sama lain," ujar Goldman Sachs.

Perkiraan baru Goldman Sachs untuk harga emas dunia dalam tiga bulan ke depan sebesar US$ 1.850 per troy ons, lebih pesimis dari perkiraan awal US$2.50 per troy ons.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Katanya Inflasi Lagi Tinggi, Kok Emas Malah 'Basi'?


(mae/luc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading