Awas Stagflasi, BI Ramal Ekonomi Dunia Cuma Tumbuh 2,5%

Market - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
21 July 2022 14:13
Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Juli 2022 dg Cakupan Triwulanan (Tangkapan layar Youtube Bank Indonesia) Foto: Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Juli 2022 dg Cakupan Triwulanan (Tangkapan layar Youtube Bank Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ekonomi global diperkirakan tumbuh lebih lambat dari sebelumnya. Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global hanya mencapai 2,5% dari sebelumnya diramal 3,5%.

"Pertumbuhan ekonomi global pada 2022 diperkirakan lebh rendah 3,5 menjadi 2,5%," ungkap Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Kamis (21/7/2022).


Hal ini dikarenkan meningkatkan risiko stagflasi di beberapa negara dan tingginya ketidakpastian pasar keuangan global. Seiring dengan adanya lonjakan inflasi yang disebabkan oleh gangguan rantai pasok dan perang Rusia dan Ukraina.

"Negara barat merespon inflasi dengan pengetatan moneter dan kenaikan suku bunga agresif dan menimbulkan risiko stagflasi," terang Perry


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ekonomi Dunia Gelap di 2023, Mampukah RI Bertahan?


(mij/mij)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading