Adaro Energy (ADRO) Perpanjang Buyback Saham Senilai Rp 4 T

Market - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
21 June 2022 08:55
Adaro akan Lakukan Limited Review Laporan Keuangan

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) berencana memperpanjang periode pembelian kembali (buyback) saham perseroan. Perpanjangan periode buyback pada 20 Juni 2022-19 September 2022.

"Perseroan bermaksud untuk melakukan perpanjangan kembali selama tiga bulan sejak tanggal keterbukaan informasi ini karena akan berakhirnya periode perpanjangan kedua pembelian kembali saham perseroan pada 21 Juni 2022," ungkap Sekretaris Perusahaan PT Adaro Energy indonesia Tbk, Mahardika Putranto dalam keterbukaan informasi bursa, Selasa (21/6/2022).


Mahardika juga menyebutkan masih terdapat sejumlah saham yang dapat dibeli kembali oleh perseroan dari ketentuan jumlah maksimal pembelian kembali saham, sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK Nomor 2/POJK.04/2013 tentang pembelian kembali saham yang dikeluarkan oleh emiten atau perusahaan publik dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.

"Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan pembelian kembali saham perseroan pada periode perpanjangan kembali tidak akan memberikan pengaruh negatif terhadap kinerja dan pendapatan perseroan. Itu karena saldo laba dan arus kas perseroan yang tersedia saat ini sangat mencukupi untuk kebutuhan dana pelaksanaan pembelian kembali saham perseroan pada periode perpanjangan kembali," ujar Mahardika.

Pembelian kembali saham perseroan pada periode perpanjangan kembali akan dilakukan dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh perseroan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) akan membeli kembali (buyback) saham yang dilakukan bertahap mulai 27 September-26 Desember 2021. Periode itu kemudian diperpanjang pada 24 Desember 2021 sampai 23 Maret 2022.

Perpanjangan kembali dilakukan untuk periode 22 Maret-21 Juni 2022. PT Adaro Energy Tbk akan buyback saham dengan jumlah sebanyak-banyaknya Rp 4 triliun.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sudah Naik Tinggi, Saham Batu Bara Ini Masih Murah Meriah


(hps/hps)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading